Share

Jujur Pada Zayn

Penulis: Stary Dream
last update Terakhir Diperbarui: 2026-01-17 06:25:48

Tubuh Elena membeku. Pria di hadapannya ini tengah menatap mereka dengan pandangan yang berkobar. Tiba-tiba saja ia jadi merinding. Masih jelas pada ingatan apa yang akan dilakukan Zayn ketika marah.

Tangan Zayn sudah mengepal erat. Dia bahkan sudah siap untuk menendang Clara yang masih tersungkur di bawah.

"Zayn, jangan!" Suara Elena sampai bergetar. "Dia Clara!"

"Jadi dia temanmu?" Bentak Zayn Yang membuat Elena mundur selangkah.

"Mas.." panggil Shireen yang berhasil menyadarkan Zayn.

Melihat
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Permainan Pernikahan : Bertukar Istri   Ujian Akhir

    Setelah Zayn yang mendapat kejutan berupa surat dari istrinya, kini giliran Shireen yang akan diberikan kejutan.Diri ini dibawa menuju sebuah area perumahan elit namun terlihat sederhana. Shireen sampai terperangah karena terpesona. Bangunan rumah craftsman style, ala Amerika dengan konsep khas horizontal. Bangunan terbuat dari kayu dengan banyak jendela.Keduanya lalu turun di sebuah rumah berwarna coklat tua."Ayo kita turun." Ajak Zayn.Meskipun bingung, Shireen tetap manut dan mengikuti langkah kaki suaminya. Ia sempat heran karena Zayn malah membuka rumah itu dengan sebuah kunci. Apa mungkin? Tunggu, jangan menebak dulu.Pintu terbuka. Shireen dibuat sumringah. Bagaimana tidak? Desain khas rumah ini, lantai dan dinding dari kayu, membuat rumah ini begitu sejuk.Baru membuka pintu, Shireen dihadapkan dengan tangga yang akan menuju lantai 2. Sebelah kanan ada sebuah ruangan untuk menerima tamu, di sebelah ruang tamu yang dibatasi dinding kayu, ada lagi ruang keluarga yang menghada

  • Permainan Pernikahan : Bertukar Istri   Meninggalkan Beban

    Dua minggu kemudian..Dari semalam Nani sudah menginap di yayasan. Sabtu ini adalah keberangkatannya ke Solo. Sekaligus, dia akan berpamitan kepada para pengasuh yang sudah diberi tanggung jawab untuk mengurus yayasan ini."Sudah siap, ma?" Tanya Malik yang baru saja tiba bersama Layzal.Shireen yang sedang mengobrol dengan Nani, menyambut Layzal dengan senyuman. Tapi sayangnya, senyuman itu ditepis. Lay seperti memiliki dunianya sendiri."Sebentar lagi. Apa sopir sewanya sudah datang?""45 menit lagi sampai.""Mas Malik ikut mengantar?" Tanya Shireen ketika melihat Malik yang rupanya juga membawa dua koper besar.Malik hanya memandang Nani sementara ibunya memalingkan wajah. Seakan mengatakan bahwa ia tak ingin ikut campur. Dua minggu yang lalu, Elena dilarikan lagi ke rumah sakit. Bibi art diberhentikan, Malik sudah angkat kaki karena apartemen itu sudah disita. Dia bersama Layzal tinggal bersama Nani di rumahnya.Namun, ada satu hal yang masih mengganjal di hati Nani. Yaitu hubunga

  • Permainan Pernikahan : Bertukar Istri   Ujian Zayn

    Sudah empat minggu Zayn menjalani terapi, belajar bagaimana cara mengontrol amarah serta melampiaskan dengan cara yang tepat. Tinggal dua pertemuan lagi, maka dia akan bebas dari pelajaran ini. Apakah bisa dikatakan lulus ? Oh, tunggu dulu. Zayn belum selesai dengan ujiannya.Terkadang dia merasa apa yang diajarkan Wita ini kepadanya begitu lucu. Malah sesuatu yang bisa didapatkan begitu saja dari luar. Sebagai contoh, ketika marah Zayn harus bisa melakukan teknik relaksasi agar tidak meledak. Menarik nafas dalam dan mendengarkan musik klasik bisa menjadi pilihan.Ada lagi, jika Zayn ingin mengeluarkan kata kasar dia juga diajarkan untuk memberikan kata-kata yang positif saja. Mengucapkan ketidak sukaan dengan mengeluarkan kata maaf tidak suka. Pilihan lainnya, Zayn bisa mengungkapkan kemarahannya melalui tulisan supaya tidak menyakiti orang lain.Zayn juga baru tahu bahwa teknik ini juga diajarkan untuk pasien-pasien yang dirawat di rumah sakit jiwa. Awalnya dia tersinggung, dia kan

  • Permainan Pernikahan : Bertukar Istri   Penyesalan Zayn

    "Mbak Elena menuliskan surat untukku.. surat permintaan maaf." Ucap Shireen memecah keheningan.Setelah bertemu dengan Elena, Zayn jadi pendiam. Dia tak mengeluarkan satu katapun."Dia meminta maaf karena sudah menghancurkan rumah tanggaku dengan mas Malik. Lalu.. dia juga menulis kalau dia menyesal sudah membuat drama kalau aku berselingkuh dengan suaminya..""Kamu memaafkannya?" Tanya Zayn sambil menyetir."Apa yang bisa kuperbuat? Aku hanya manusia biasa, mas. Rasanya hati ini sudah terlalu penuh karena mendapat rasa sakit atas manusia. Yang kubisa lakukan adalah melepaskan, memaafkan semua dan melupakannya.. walau aku tidak tahu sampai kapan hati ini bisa bertahan. Aku hanya meminta dikuatkan."Zayn terdiam dengan ucapan istrinya."Dia juga menulis surat untuk beberapa orang, ada satu nama yang tidak aku kenal, Laila namanya. Lalu surat untuk mama, Layzal, mas Malik dan juga untukmu..""Untukku?" Zayn menoleh untuk memastikan."Dia meminta maaf padamu. Dia menyesal sudah berseling

  • Permainan Pernikahan : Bertukar Istri   Saling Memaafkan

    Malam ini juga, Malik pergi ke tempat usaha laundry berada. Berita yang ia terima ini sungguh mengejutkan. Usaha laundry yang baru dirintisnya hampir 6 bulan ini ludes di lalap api. Entah bagaimana ceritanya, polisi kini tengah menyelidikinya.Kerugian Malik pun mencapai puluhan juta. Pria ini lalu terduduk sembari menatap petugas pemadam yang sedang menaklukan si jago merah.Belum selesai satu masalah, sudah ada masalah yang lain.Baru minggu kemarin Malik terpaksa menjual mobil milik Elena. Pengacara yang ia sewa harus dibayar, belum lagi Malik harus menyogok situs xxx agar video Elena dihapus. Belum lagi pengeluaran lain yang tak terduga. Waktu lalu dia sudah menghabiskan 200 juta untuk membayar denda Elena ke penerbit, lalu membuka usaha laundry ini, belum lagi cicilan apartement dan juga keperluan lainnya.Astaga! Malik hanya bisa memandang sedih kehidupannya. Mungkin ini sudah jalan takdirnya dimana bertubi-bertubi masalah datang kepadanya.***Sabtu ini kebetulan libur, Zayn ju

  • Permainan Pernikahan : Bertukar Istri   Mengambil Hatinya

    Shireen dan Zayn menatap monitor dimana calon anak mereka tengah direkam. Hari ini, usia kandungan Shireen sudah 10 minggu, organ-organ mulai terbentuk. Detak jantungnya pun tak luput diperdengarkan melalui speaker.Oh, Shireen sampai terharu. Ternyata ada kehidupan lain yang ia bawa dalam rahimnya. Anak yang sudah dinanti-nantinya sejak dulu.Begitu juga Zayn yang sama harunya. Wajahnya yang kaku itu tersenyum lebar. Inilah calon anaknya yang nanti akan ia besarkan dengan cinta dan kasih sayang."Semuanya bagus, organnya juga sudah terbentuk.""Apa ada masalah, dok?" Tanya Zayn."Sejauh ini tidak masalah.""Calon anak kami perempuan atau laki-laki?"Dokter wanita itu lalu tersenyum."Untuk saat ini belum terlihat, nanti bulan depan kita periksa lagi." Dokter tersebut beralih pada Shireen. "Apa masih ada keluhan?""Mualnya masih, dok. Apalagi kalau pagi, pasti sampai muntah.""Nanti kita resepkan obat anti emetiknya lagi, ya. Vitaminnya masih ada?""Resep lagi aja, dok. Nanti saya teb

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status