Share

Bab 2765

Author: Anggur
Olivia tidak langsung pulang ke rumah, tetapi mengantarkan Liam ke tempatnya Jonas. Yose dan Mulan datang ke Mambera dan tinggal di vilanya lelaki itu. Setelah tiba di rumahnya Jonas, dia mengembalikan Liam pada Mulan dan seketika dia merasa lega.

“Tante, aku masih boleh main sebentar?”

Setelah menyadari bahwa dia akan berpisah dengan temannya, Russel menjadi tidak rela. Dia ingin bermain lagi meski hanya setengah jam saja.

“Setelah Liam kembali, harus lama sekali baru bisa main bersamaku.”

Oliv
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4241

    “Cewek yang dipilih sama Nenek Sarah untuk Ronny itu, jangan bilang anak perempuan sulung keluarga konglomerat Aldimo?” “Kalau dengar dari Olivia bilang, sih, begitu,” jawab Amelia. “.... nggak nenek nggak cucu sama-sama menikmatinya, ya. Kita dan yang lain cuma tunggu kabar baik saja dari mereka.” “Iya. Kita tunggu saja undangan pernikahan dari mereka. Mamaku juga sudah minta tolong Nenek Sarah carikan pasangan untuk Kak Aldi.” “Nenek Sarah pasti bakal bantu, tapi hasilnya nggak akan sebagus cucu-cucunya. Gimanapun juga Kak Aldi kan bukan keluarga Adhitama, belum tentu dia mau menuruti pilihannya Nenek Sarah.” “... kalau begitu kita ikuti alurnya saja, deh. Toh aku sudah punya keponakan dan ada Kak Tiara. Beberapa tahun ke depan kalau Kak Tiara mau punya anak lagi perempuan, lengkap sudah. Biar Papa Mama saja yang pusing soal pernikahan Kak Aldi. Aku sebagai adiknya mau ngomong apa juga nggak bakal didengar sama dia.” Aldi sangat menyayangi Amelia, tetapi dalam hal yang sifatnya

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4240

    Di atas meja makan sudah tersedia empat jenis lauk dan semangkuk sup hangat, yang semuanya adalah menu kesukaan Amelia. Menyenangkan sekali rasanya di saat seperti ini diperhatikan oleh orang tersayang. Amelia tidak terlalu lapar karena dia sudah banyak makan camilan sebelumnya, tetapi dia tetap bisa makan banyak. Dia tidak bisa menahan godaan masakannya Jonas. “Jonas, aku rasa masakan kamu makin hari makin enak. Sudah mulai mendekati levelnya Ronny.” Di luar sana, Ronny dijuluki “Koki Dewa”. Sesuai dengan julukan yang melekat pada namanya, dia memiliki keterampilan memasak yang setara dengan dewa. Jonas juga kenal dengan Ronny, tetapi dia tidak begitu dekat karena jarang bertemu. Sudah berapa bulan berlalu sejak Ronny meninggalkan Mambera. Sekarang Jonas sampai harus mengingat-ingat seperti apa rupa Ronny. “Yang penting asal kamu suka, aku sudah puas.” Upaya Jonas dalam melatih kemampuan memasaknya secara diam-diam tidak sia-sia. Jonas yakin keterampilan memasaknya sudah lebih ba

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4239

    Keluarga Leonarto memang tidak sekaya keluarga Sanjaya, tetapi mereka masih termasuk dalam keluarga konglomerat, dan pernikahan antara Aksa dan Tiara juga masih sesuai dengan standar kedua keluarga. Tuntutan Yuna terhadap Tiara sedikit lebih tinggi karena Tiara akan menjadi istri dari putra sulungnya. Jika Tiara berasal dari keluarga yang biasa saja, dikhawatirkan gaya hidup dan selera akan jauh berbeda, sehingga dia tidak bisa memikul beban yang keluarga Sanjaya tuntut darinya. Namun untuk menantu kedua, Yuna hanya meminta dia memiliki karakter yang baik. “Kak Aldi kan cowok yang baik. Dia pasti bisa ketemu cewek yang cocok. Soal pernikahan begini juga tergantung takdir. Kalau memang sudah takdirnya ketemu, pasti bakal ketemu. Tapi kalau belum takdir, dipaksa juga percuma. Mungkin takdirnya Kak Aldi itu menikah di usia yang agak tua,” kata Amelia berusaha untuk menghibur ibunya. “Sekarang menikah saja sudah termasuk tua. Nggak perlu diramal juga sudah ketahuan,” keluh Yuna. lalu tib

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4238

    “Aku nggak cemburu, kok. Aku cuma lagi bercanda sama Mama. Siapa suruh Mama duluan yang meledek aku,” ujar Amelia tersenyum. “Aku juga tahu Mama baik ke Jonas demi aku. Semoga saja keluarga mertuaku juga baik sama aku karena kalian baik ke Jonas. Ma, kalaupun nanti aku ikut Jonas tinggal di Aldimo, Mama nggak perlu khawatir. Aku percaya Jonas bisa melindungi aku. Aku juga bisa melindungi diriku sendiri. Mama lupa aku ini siapa? Dari dulu nggak pernah ada yang berani menindas aku.” Yuna menggeser tangan Amelia dari bahu dan mencubit wajahnya. “Mama nggak khawatir sedikit pun kamu bakal kesusahan di sana. Keluarga Junaidi itu baik banget. Keluarga mereka harmonis dan reputasinya juga dikenal baik. Kamu beruntung bisa ketemu cowok sebaik Jonas.” Dengan bangga Amelia membalas, “Itu karena seleraku bagus. Cowok yang bisa bikin aku tertarik pasti punya latar belakang pribadi dan keluarga yang bagus.” “Iya, iya. Selera kamu memang yang terbaik.” Yuna mencubit lagi wajah Amelia sambil ters

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4237

    Seketika Tiara melihat adik iparnya pulang, dia pun bertanya, “Amelia, kamu sudah makan? Kalau belum, nanti aku masak untuk kamu.” Yuna menarik tangan menantunya dan menyahut, “Nggak usah pedulikan dia. Dia sudah suruh Jonas masak untuk dia. Pokoknya selama ada Jonas, Amelia nggak mungkin kelaparan, deh.” Mendengar itu, Tiara pun duduk kembali ke sofa dan tersenyum. “Mama kok ngomong begitu. Jonas yang menawarkan diri untuk masak, tapi Mama bilang begitu seolah-olah aku yang suruh dia. Sekarang Mama makin pilih kasih, ya. Mama sekarang sayangnya sama Jonas, bukan sayang aku lagi. Padahal kalau bukan karena aku, Mama juga nggak bakal punya menantu sebaik Jonas. Makanya, harusnya Mama masih sayang sama aku kayak dulu.” Yuna membalas dengan tawa kekeh, “Kalau kamu nggak bilang mau makan masakannya Jonas, memangnya dia bakal masak? Mama tadi sudah panggil kalian berdua untuk makan bareng, tapi kamu nggak mau. Jonas sudah capek kerja seharian, pulang ke rumah masih harus melayani kamu.”

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4236

    “Aku nggak pilih-pilih makanan. Apa yang kamu suka, aku juga suka, jadi kamu yang tentukan saja.” Apa pun yang terjadi, Jonas selalu menempatkan Amelia sebagai prioritas nomor satu dalam hidupnya. Dengan rasa puas mendengar ucapan Jonas, Amelia membalas, “Aku mau pulang sebentar. Tadi aku dengar keponakanku nangis. Kalau sudah selesai masak, panggil saja dari tembok.” “Oke. Kamu pulang saja dulu, sekalian bawa dia main ke sini sebentar.” Semenjak diajak jalan-jalan keluar, anaknya Aksa sekarang jadi lebih suka di luar rumah. Jika sudah puas tidur dan kenyang makan tetapi masih menangis juga, itu berarti dia minta diajak jalan-jalan keluar menikmati pemandangan. “Sebentar lagi kita mau makan. Kalau aku bawa dia kemari dan dia nangis-nangis terus, nanti kita yang malah terganggu. Mending dia tetap di sana saja biar ada Pak Setya yang jagain. Dia itu anak kesayangan Pak Setya. Pak Setya saja bilang dia bakal berusaha untuk hidup selama mungkin supaya bisa lihat mereka tumbuh besar.”

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status