Share

Bab 3019

Author: Anggur
“Nenek mau ke mana?” tanya Reiki setelah melihat Nenek berjalan keluar rumah.

“Aku sudah lama nggak pulang ke sini, makanya aku mau ke kaki gunung untuk bertemu teman-teman lamaku. Aku mau mengobrol dan bermain kartu bersama mereka.”

Nenek selalu memberikan aura muda di mana pun dia berada. Dia juga berteman dengan para pekerja tua di kaki gunung. Para perempuan tua itu senang bergosip bersama Nenek.

“Kalian mengobrollah, Nenek mau keluar dulu. Kalian juga nggak usah memanggilku kalau hot potnya sudah jadi. Kalian suruh orang saja untuk membawa hot potnya ke kaki gunung. Aku mau memakannya bersama teman-temanku di sana. Kalau bisa kalian tambahkan barbeque juga agar terasa lebih lezat.”

Olivia kemudian berkata, “Nenek sudah tua, jadi harus mengurangi masakan yang dibakar.”

“Oke, aku nggak akan makan apa yang kamu larang,” balas Nenek.

“Kenapa kalau aku yang melarang Nenek marah? Tapi, Nenek justru patuh ketika Olivia yang melarang Nenek,” keluh Stefan dengan sengaja.

Ada yang bilan
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4237

    Seketika Tiara melihat adik iparnya pulang, dia pun bertanya, “Amelia, kamu sudah makan? Kalau belum, nanti aku masak untuk kamu.” Yuna menarik tangan menantunya dan menyahut, “Nggak usah pedulikan dia. Dia sudah suruh Jonas masak untuk dia. Pokoknya selama ada Jonas, Amelia nggak mungkin kelaparan, deh.” Mendengar itu, Tiara pun duduk kembali ke sofa dan tersenyum. “Mama kok ngomong begitu. Jonas yang menawarkan diri untuk masak, tapi Mama bilang begitu seolah-olah aku yang suruh dia. Sekarang Mama makin pilih kasih, ya. Mama sekarang sayangnya sama Jonas, bukan sayang aku lagi. Padahal kalau bukan karena aku, Mama juga nggak bakal punya menantu sebaik Jonas. Makanya, harusnya Mama masih sayang sama aku kayak dulu.” Yuna membalas dengan tawa kekeh, “Kalau kamu nggak bilang mau makan masakannya Jonas, memangnya dia bakal masak? Mama tadi sudah panggil kalian berdua untuk makan bareng, tapi kamu nggak mau. Jonas sudah capek kerja seharian, pulang ke rumah masih harus melayani kamu.”

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4236

    “Aku nggak pilih-pilih makanan. Apa yang kamu suka, aku juga suka, jadi kamu yang tentukan saja.” Apa pun yang terjadi, Jonas selalu menempatkan Amelia sebagai prioritas nomor satu dalam hidupnya. Dengan rasa puas mendengar ucapan Jonas, Amelia membalas, “Aku mau pulang sebentar. Tadi aku dengar keponakanku nangis. Kalau sudah selesai masak, panggil saja dari tembok.” “Oke. Kamu pulang saja dulu, sekalian bawa dia main ke sini sebentar.” Semenjak diajak jalan-jalan keluar, anaknya Aksa sekarang jadi lebih suka di luar rumah. Jika sudah puas tidur dan kenyang makan tetapi masih menangis juga, itu berarti dia minta diajak jalan-jalan keluar menikmati pemandangan. “Sebentar lagi kita mau makan. Kalau aku bawa dia kemari dan dia nangis-nangis terus, nanti kita yang malah terganggu. Mending dia tetap di sana saja biar ada Pak Setya yang jagain. Dia itu anak kesayangan Pak Setya. Pak Setya saja bilang dia bakal berusaha untuk hidup selama mungkin supaya bisa lihat mereka tumbuh besar.”

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4235

    Sedangkan untuk anak perempuan akan tetap menggunakan marga Junaidi, marga mereka sendiri. Dari sini terlihat betapa pentingnya anak perempuan di mata para senior. Namun Jonas merasa sepertinya keponakan perempuannya lebih hebat daripada keponakan laki-lakinya. Tidak menutup kemungkinan di masa depan Audrey yang akan menjadi kepala keluarga. “Au sudah kangen sama Audrey. Nggak tahu kenapa, sekarang kalau lihat anak perempuan, aku langsung suka banget sama mereka. Mungkin karena makin tua, jiwa keibuanku jadi keluar.” “Tapi kamu belum tua, aku yang lebih tua dari kamu. Jangan ngomong kalau kamu sudah tua di depanku.” Jonas tidak suka mendengar Amelia mengatakan kalau dia sudah tua. Jika Amelia tua, berarti Jonas lebih tua lagi. Jonas merasa dia masih muda, bahkan menikah saja belum. “Aku lebih tua dari Olivia. Anaknya dia dua bulan lagi sudah lahir. Jonas, tadi selain marahin aku karena suruh kamu masak malam-malam, mamaku juga minta kita untuk siap-siap punya anak, supaya nanti bis

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4234

    “Seperti apa kata Nenek Sarah ke Stefan dan yang lain. Bisa masak itu nggak cuma nilai plus untuk mendapatkan istri, tapi juga untuk menghadiahi lambung sendiri.” Neneknya Jonas sendiri justru tidak pernah mengatakan itu. Neneknya hanya berpesan tidak ada yang abadi. Sekarang keluarga Junaidi berada di atas angin dan diberkahi dengan kelimpahan. Akan tetapi dunia ini selalu berubah. Siapa yang tahu bisa saja suatu hari mereka akan jatuh. Tidak ada salahnya belajar hal baru. Andaikan satu saat mereka jatuh, mereka masih bisa hidup dengan keahlian yang ada. Oleh karena itu, para senior selalu meminta generasi muda untuk mencoba segala hal. Walaupun tidak sampai ke level mahir, setidaknya mereka bisa sedikit-sedikit. Sejujurnya kemampuan memasak Jonas biasa saja. Namun setelah jatuh hati pada Amelia, dan tahu kalau pujaan hati Amelia dulu adalah Stefan, barulah Jonas mendalami kemampuannya itu secara diam-diam agar tidak kalah saing. Ketika Jonas akhirnya jadian dengan Amelia, kemampua

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4233

    Yuna langsung mengabaikan Amelia begitu mendengar suara tangisan cucunya di rumah. Dengan suara yang kencang dia berkata, “Ya sudah, nikmati saja momen berdua kalian. Cucu Mama lagi nangis, Mama masuk ke dalam dulu. Kamu sama Jonas sudah boleh siap-siap punya anak. Jadi pas menikah nanti, kita rayakan sekaligus.” Yuna tidak sabar ingin menjadi nenek ketika melihat anak orang lain melahirkan. “....” Lantas, Amelia mendengar langkah kaki ibunya berjalan cepat ke dalam rumah, dan juga seruan yang bisa Amelia dengar sebelum ibunya masuk, “Sayang, jangan nangis. Nenek sudah balik.” “Mentang-mentang sudah punya cucu, anak sendiri dilupakan. Awas saja kalau nanti aku juga sudah punya anak, mungkin aku sudah nggak dianggap lagi,” Amelia bergumam. Dia dan Jonas pasti akan memiliki anak, tetapi tidak dalam waktu dekat ini. Mungkin mereka baru akan punya anak dua tahun lagi. Pernikahan mereka rencananya akan diadakan di musim gugur tahun ini. Olivia akan melahirkan di pertengahan tahun perta

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4232

    “Jonas, Jonas.” Dari luar terdengar suara Yuna memanggil. Jonas yang sudah memakai celemek keluar dari dapur.” “Kamu masak saja, biar aku yang keluar. Mamaku pasti tahu kamu sudah pulang karena lampu nyala. Dia manggil kamu untuk makan malam,” kata Amelia. Di jam-jam sekarang ini seharusnya mereka sedang makan. Amelia menaruh remote TV, lalu berjalan keluar sambil menyantap sebungkus makanan ringan. Amelia berjalan sampai ke samping tembok dan menyahut.“Ma.” “Amelia? Kamu juga sudah pulang? Kenapa nggak makan di rumah? Kami semua lagi makan. Ayo cepat, panggil Jonas untuk makan bareng. Barusan Pak Setya tanya kenapa beberapa hari terakhir ini Jonas nggak ikut makan bareng.” Akhir-akhir ini Jonas sedang sibuk menjamu klien bisnisnya, jadi dia tidak ada waktu untuk makan bersama dengan keluarga mertua. “Ma, malam ini aku mau makan masakannya Jonas. Kalian makan saja,” jawab Amelia. “Kamu ini, ya. Sudah malam masih suruh Jonas masak. Dia sudah capek kerja seharian, pulang ke rumah

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status