Short
Rejected Before the Mark

Rejected Before the Mark

By:  Crystal KCompleted
Language: English
goodnovel4goodnovel
10Chapters
4.1Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Alpha Kaelan, my fated mate, despised me. He blamed me for the death of his childhood sweetheart, Lila. He hated our fated bond. He hated my power. He hated that the Elders forced him to mark me. He hated that our mating drove Lila to her death. So for twenty years, we were trapped in a cage of hatred, each wishing the other would drop dead. Until the day I was poisoned and dying. The moment I felt the poison, I knew. Kaelan did this. My wolf howled, fighting to keep me alive until he came home. I killed him with a silver dagger. But then, as he lay dying, I heard him whisper to his second-in-command. "Don't you dare kill her. The antidote I got from the witch… give it to Selene. And she can never know it was from me..." "And... you have to find out... who's been poisoning her all this time." After he died, a searing pain tore through my chest. Tears streamed down my face. I refused the antidote. I wanted this whole mistake to end. But when I opened my eyes again, I was back. Back before he marked me. I took a deal with the Supernatural Council and left the continent behind. This time, I rejected our bond. I would give him and his precious Lila the happy ending they deserved.

View More

Chapter 1

Chapter 1

“Istriku sedang di masa subur. Jadi kalau kamu bisa langsung menghamili istriku, aku tidak segan-segan memberimu bonus tambahan.”  Suara tinggi Alex di luar, terdengar nyaring dan jernih sekali.

Terlalu jernih. Hati Faya sampai bergetar mendengar kalimat dari mulut suaminya itu.

“Masuklah. Istriku sudah menunggumu di dalam.” Suara Alex terdengar lagi.

Faya menelan ludah. Kini bukan hanya hati, tubuhnya bahkan mulai bergetar. Sama sekali tidak menyangka, Alex benar-benar membayar pria asing untuk menidurinya demi mendapatkan keturunan.

Pernikahan mereka sudah berjalan delapan tahun, dan selama itu pula Faya menutup rapat rahasia kelam bahwa sang suami menderita  azoospermia, sebuah kelainan genetik yang membuat seorang pria tidak dapat menghasilkan sperma. 

Ya, Alex yang hebat di ranjang, ternyata hanya bisa menyemburkan air mani tanpa sperma sedikit pun ketika mereka bercinta.

“Aku akan mencari pria yang sedikit mirip denganku,” kata Alex bulan lalu. “Kamu tidurlah bersamanya sampai hamil.”

Faya membeku tak percaya. “T-tapi —”

“Tidak ada tapi, Fay. Aku mulai pusing dengan tuntutan Mama dan Papa soal bayi. Hitung-hitung kamu membalas semua kemewahan yang selama ini aku berikan kepadamu. Jadi aku tidak ingin dibantah!”  

Klek.

Perempuan berambut panjang itu terkesiap saat mendengar pintu dibuka. Lalu kembali menelan ludah, melihat sosok pria yang tampak lebih muda darinya, berdiri di sana. Tinggi, putih ….

“Oh, Tuhan,” desis Faya tanpa sadar. Dia buru-buru membuang pandangan dengan gugup.

“Tutup pintu, dan kerjakan tugasmu sekarang, Revan!” seru Alex dengan nada lebih tinggi.

Tanpa menyahut, lelaki yang dipanggil Revan itu menutup pintu.

Faya menahan napas. Terlebih setelah mendengar langkah kaki mendekat pada ranjang yang dia duduki. Dadanya yang sudah bergemuruh, serasa meledak ketika lelaki itu mengambil duduk di sebelahnya persis.

“Saya Revan,” kata dia dalam nada rendah. Suaranya terdengar bergetar.

Faya diam. Tetap menunduk. Tangannya mencengkeram pinggiran kasur erat-erat, sementara kedua kakinya sudah terasa lemas.

Hening.

Revan terbatuk. Sepertinya batuk yang sengaja dihadirkan. “Bu, eh, Nyonya—”

“Panggil Faya saja,” tukas Faya cepat. Dia reflek menoleh.

Deg.

Jantung perempuan itu melorot saat melihat hidung mancung dan bibir tipis milik Revan. Mata Faya menjadi terkunci. Kenapa orang ini mirip dengan Alex? Mempunyai bentuk rahang jelas, dengan bulu-bulu halus. Juga sepasang alis yang melengkung ….

Faya terkesiap ketika mendengar Revan berdehem. Gegas dia menunduk lagi.

“Faya ….” Revan terdengar mengambil napas panjang. “Apa kamu tidak nyaman dengan saya?”

Spontan Faya tertawa hambar beberapa detik. “Menurutmu?”

Revan ikut tertawa.

“Apa kamu mengira saya akan buru-buru membuka baju di depan kamu?” Faya memberanikan diri menatap Revan. Dan dia langsung membeku ketika melihat bibir tipis Revan mengguratkan garis yang sama dengan garis senyum Alex.

“K-kamu sebenarnya siapa?” Perempuan yang sudah delapan tahun menjadi istri Alex itu mengernyit.

Revan terlihat menunduk. Tersenyum getir. “Saya? Hm … pemuda miskin yang membutuhkan uang cepat untuk masa depan.”

“M-maksudku, kamu ada hubungan apa dengan suami saya? Di mana kalian bertemu?” Faya tidak dapat menahan rasa penasaran. Meskipun Alex sudah memberitahunya bahwa lelaki yang sudah dia pilih sebagai ayah biologis calon bayi mereka adalah salah satu pegawai Alex di kantornya.

“Apa Pak Alex tidak cerita?” Revan memandang Faya.

Perempuan dengan bibir sensual itu memilih untuk berbohong. Dia pun menggeleng. Tiba-tiba timbul keinginan untuk mencocokkan ucapan sang suami dengan lelaki ini. Apakah sama, atau ada fakta yang berbeda?

Revan terlihat menghela napas. “Saya pegawai baru di kantor Pak Alex.”

“Kantor yang mana?” Faya menatap Revan. Entah mengapa, perlahan rasa canggungnya menipis. Dia justru menikmati mimik yang ditampilkan lelaki di sebelahnya ini, yang dalam pandangannya seperti melihat diri Alex sepuluh tahun yang lalu. Saat pertama kali mereka  berkencan dulu.

“Kantor Pak Alex banyak ya?” Revan mencipta tawa. Wajahnya terlihat lebih rileks.

Faya mengangguk seraya menikmati cara Revan tertawa. Tanpa sadar Faya mendesah. Dulu Alex  juga tertawa seperti ini. Terutama setelah lelaki itu mencoba  melawak, lawakan yang sebenarnya garing, tetapi Faya sangat menikmati momen setiap Alex mentertawakan lawakannya sendiri.

Revan masih tertawa. Menggaruk kepalanya. “Saya di PT Chandra Nusantara.”

“Oh.” Faya memberi respon asal saja. Seluruh fokusnya masih lekat pada wajah yang terlihat sebagai Alex-nya yang dia rindui. Yang sudah hilang entah sejak kapan. Dia bahkan baru menyadarinya sekarang.

Mata Faya terus menatap. Seperti  tak kuasa untuk lepas dari wajah lelaki itu.

Beberapa detik tetap begitu. Dan entah di detik ke berapa, tangan Faya bergerak. Menyentuh pipi Revan. Lembut, perlahan. Lalu bergerak pelan ke arah bibir. Jari jemarinya kembali bergerak di sana. Halus … menyapu bibir tipis lelaki itu. Merasai rambut yang mungkin tumbuh sebentar lagi di atasnya.

“Alex …,” desis Faya.

Dia diam saja saat bibir Revan membuka, kemudian menutup perlahan. Membiarkan pria itu mengulum satu jarinya.

Faya terus terpaku. Hanya bola matanya yang bergerak. Memindai alis, hidung, bibir …. Perempuan itu terpejam otomatis sewaktu merasa sebuah tangan menyentuh pinggangnya. Lalu merayap perlahan di tubuh bagian belakang miliknya.

“Alex ….” Faya mendesah lagi. Dalam keadaan mata masih terpejam.

Tangan yang dia yakini milik Alex itu sudah sampai di punggungnya, dekat pangkal leher. Usapan lembut dengan gerakan memutar yang terasa begitu nyata.

Darah Faya berdesir-desir. Terlebih saat dia merasakan jarinya, yang masih berada di dalam mulut lelaki itu, mulai disentuh lidah. Hangat, basah ….

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

reviews

Pandora Eve
Pandora Eve
This one has some extra plot, as a treat.
2026-02-01 12:22:59
0
0
10 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status