/ Romansa / SUSAN... OOH SUSAN / Tenggelam Sempurna

공유

Tenggelam Sempurna

last update 게시일: 2025-12-26 23:15:19

"Bungkus ... bungkus... bungkus aku dong...!" Lucky.

Jika benci saja bisa berakhir menjadi cinta, lalu apa yang tidak mungkin dengan Lucky dan Susan.

Mereka hanya berasal dari dua orang yang tidak saling mengenal, lalu terikat oleh sebuah perjanjian pernikahan. Tidak ada benci, tidak ada dendam diantara mereka, maka hal yang sangat mungkin perasaan indah itu akan lebih mudah tumbuh terlebih lagi kedua belah pihak sama-sama saling membutuhkan.

Lucky membutuhkan Susan untuk menenangkan kedua ora
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (11)
goodnovel comment avatar
Sri Indah
nah kan dibilang juga apa , awalnya az takut. kalau sudah merasakan enak , pasti mau enak enak lagib, wkwkwk
goodnovel comment avatar
Ani Rohayani
lama kelamaan Susan bakal ketagihan ...
goodnovel comment avatar
𝙽𝚊𝚟𝚎𝚍
wah waahhh mulai pd merasakan keenakan nie ya, susan jg mulai bisa mengimbangi lucky. duh mama Wenda awas jangan ganggu mereka dulu yaaa. lg bikin cucu buat kmu tuh
댓글 더 보기

최신 챕터

  • SUSAN... OOH SUSAN   Negosiasi 1

    Susan masih ingin protes , tapi Lucky justru menariknya lebih dekat, memeluknya dengan lembut. Bukan lagi gerakan tergesa atau canda yang berisik, melainkan pelukan yang menenangkan, seolah ingin memastikan bahwa semuanya baik-baik saja."Kau keterlaluan Lucky. Bisa-bisanya kau begitu serakah seperti ini. Kalo kamu tetap seperti ini, mungkin besok Susan bisa mati. Capek!" Susan terisak lirih , saat Lucky selesai dengan aktifitasnya. Benar-benar sangat melelahkan, tapi juga sangat menyenangkan."Bukankah kau yang minta jatah tujuh kali sehari. Aku hanya menuruti keinginanmu, Susan!" jawab Lucky seraya menyadarkan punggungnya di sisi bathtub besar itu, tapi Susan justru mencipratkan air ke arah Lucky."Enggak. Susan gak pernah bilang mau tujuh kali , kamu salah faham !" tolak Susan, tapi Lucky hanya terlihat menghela nafas."Terus kamu maunya bagaimana, Susan sayang. Aku hanya ingin yang terbaik untukmu... Dan...!""Yang terbaik apanya...? Yang ada kalo kamu terus seperti ini, aku bis

  • SUSAN... OOH SUSAN   Wanita Unik

    "Kau liat itu... Pak Lucky sama cewek... Eeehm siapa tadi namanya...? Sus... Sus...!""Susan. Namanya Susan. Dia menyebut namanya Susan?" "Apa itu ceweknya Tuan Lucky...? Wah.. pasti cewek itu spesial banget. Ampe di gotong gitu sama Tuan Lucky!" ucap wanita berbadan gemuk itu."Hooh. Jarang banget Tuan Lucky bersikap seperti itu!" "Bukan jarang, anjirrr, tapi nyaris gak pernah. Emang kamu pernah liat Tuan Lucky dekat sama cewek. Orang di gosupkan aja gek pernah!" sarkas si gemuk dan wanita satunya lagi langsung mengangguk."Kamu benar. Aku yakin tu cewek pasti sangat spesial... Aah kalo kek gini, artinya akan datang kabar baik nih dari Tuan Lucky. Sepertinya Tuan Lucky akan segera mengakhiri masa lajangnya!" balas Mirna , wanita berbadan lebih kurus dan tinggi ."Kau benar Mir. Dan itu artinya, kita akan patah hati berjamaah!" bales si gemuk ."Aaah gak juga sih. Mungkin yang patah hati itu cuma kariawan cewek yang masih lajang, dan sedang curi-curi kesempatan dekat sama Tuan Lucky

  • SUSAN... OOH SUSAN   Ujian Kesabaran

    Kadang kala kita tidak sadar, tindakan yang menurut kita biasa, bisa jadi sangat tidak masuk akal oleh orang lain, dan lah yang sama juga terjadi dengan Susan dan Lucky.Hanya perkara Susan duduk sambil mengayunkan kakinya di luar jendela perusahaan lucu yang katanya sangat tinggi, justru membuat Lucky naik pitam dan nyaris serangan jantung, padahal Susan tidak merasakan apa-apa ketika duduk di jendela itu, selain angin sepoi-sepoi yang begitu menenangkan. Iya... Kadang orang bosan bisa melakukan sesuatu di luar nalar, tapi Susan justru menganggap itu biasa.Lucky benar-benar kehabisan kata untuk mendebat Susan , tapi Susan seolah tidak paham jika Lucky mengkhawatirkan nya. Lucky hanya tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi dengan Susan, karena resikonya akan berdampak pada kedua orang tuanya, dan paling parah neneknya bisa saja ikut campur dalam masalah itu, tapi lihatlah... Apa alasan yang Susan berikan untuk membenarkan tindakannya."Itu karena Susan benar-benar bosan Lucky. Hp Su

  • SUSAN... OOH SUSAN   Rasa Mual Lucky

    Wanita cantik, banyak.Wanita baik, juga banyak.Wanita independen, ada.Wanita karier, juga ada.Semua punya kelemahan dan kelebihan masing-masing.Jika kamu memilih wanita cantik maka kamu harus lebih bekerja keras untuk merawat kecantikannya, termasuk membayar asisten rumah tangga untuk mengurus semua pekerjaan di rumah. Karena katanya cantik butuh modal.Jika kamu memilih wanita independen, kamu harus siap karena sainganmu bukan lagi laki-laki, melainkan ego-nya.Kalau kamu memilih wanita yang biasa saja, tidak bekerja atau tidak berkarir, maka percayalah wanita seperti itu akan sepenuhnya menjaga keluargamu, hanya saja kamu harus menerima kenyataan, dia tidak bisa membantu perekonomian kamu.Semua punya takaran masing-masing, kamu hanya perlu menempatkan dirimu untuk mengimbangi wanita pilihanmu. Namun Lucky tidak memilih kriteria yang bisa dibilang wow. Dia justru memilih seorang Susan yang dari kampung dan butuh banyak bimbingan untuk bisa bersosialisasi dengan keluarganya.P

  • SUSAN... OOH SUSAN   Kurang Kerjaan

    Tiga jam sudah Susan berada di ruang kerja Lucky. Dia duduk santai di sisi jendela dengan kaki yang menjuntai ke arah luar. Benar-benar menikmati pemandangan kota dtsk ketinggian ratusan meter.Tidak ada rasa takut , tidak ada rasa gugup yang dia rasakan ketika harus menunduk ke arah bawah dari ketinggian, saat kebanyakan orang malah akan merasa mual.Susan tidak seperti itu, bahkan nyaris setengah dari buku novel di bacaannya sudah Susan baca, tapi belum ada tanda-tanda Lucky akan kembali ke ruangan itu, dan sekarang perut Susan malah berbunyi. Lapar."Ini Lucky ngapain aja sih di sana. Tadi katanya mau suruh orang anterin makanan... Mana... Susan kan lapar!" Susan medumel sendiri.Susan menghela nafas , serakah mengelus perutnya sendiri. Pagi tadi dia hanya sarapan sedikit, itupun buru-buru. Setelah Lucky malah menggempur nya lagi di dalam mobil, dan energi yang tercipta dari makanan yang sebelumnya Susan makan benar-benar sudah terkuras habis hanya untuk mengimbangi hasrat dan gai

  • SUSAN... OOH SUSAN   Cicilan Ke-dua

    Lift terbuka, Lucky, Susan dan Rudy keluar bersama, dan Rudy berjalan lebih dulu ke ruang kerjanya, karena harus mengambil beberapa file untuk dia serahkan ke Lucky, dan nanti file itulah yang akan mereka persentasikan.Lucky membuka pintu kaca gelap itu, lalu meminta Susan untuk menunggunya."Tunggu aku di sini. Jangan keluyuran kesana-kemari," ucap Lucky. "Meeting mungkin akan berjalan cukup lama, jadi santailah!" sambung Lucky, dan Susan hanya mengangguk.Lucky berjalan ke arah pintu putih di dalam ruangan itu, lalu masuk, dan Susan hanya menjajakan pandangannya ke seluruh ruangan itu, melihat susunan buku yang begitu banyak tersusun rapi pada satu lemari besar di sisi dinding, selalu berjalan ke arah jendela dan melihat pemandangan kota dari arah luar jendela. Susan tidak bisa berkedip, mulutnya sampai terbuka karena kagum. Tempo hari dia memang sempat datang ke perusahaan Lucky, meskipun tidak sampai masuk. Hanya sampai di depan gerbang utama perusahaan itu, karena Lucky meminta

  • SUSAN... OOH SUSAN   Sakitnya di Perawani

    "Apa... Katakan saja!" tuntut Lucky. Dia lantas menunduk untuk memberi tatapan intimidasi pada Susan, karena Lucky benar-benar ingin memastikan jika Susan tadi belum sempat memperhatikan miliknya."Itu... anu Tuan... anu Tuan kayak timun arab. Gede bangett...!" ucap Susan jujur dan Lucky semakin di

    last update최신 업데이트 : 2026-03-18
  • SUSAN... OOH SUSAN   Malam Pengantin

    Kadang laki-laki bisa menjadi mahluk paling menakutkan jika sudah berada di level mendesak. Hal yang sama juga mungkin saja terjadi pada Lucky, jika Susan terus saja menantang dengan kalimat-kalimat yang belum pernah Lucky dapatkan selama ini. Lucky belum pernah mendapatkan penolakan dari seoran

    last update최신 업데이트 : 2026-03-17
  • SUSAN... OOH SUSAN   Mulai Berulah Nakal

    Sungguh, Susan merasa di bodohi. Bisa-bisanya dia percaya begitu saja sama laki-laki yang baru dia kenal, hanya karena bibinya mengatakan jika laki-laki itu baik. Namun lihatlah, dia bahkan sudah langsung menunjukkan sisi mesumnya , bahkan sebelum genap dua puluh empat jam mereka saling kenal."Iya

    last update최신 업데이트 : 2026-03-17
  • SUSAN... OOH SUSAN   Begitu Menggoda

    Ranjang yang empuk, rasa lelah yang begitu mendominasi, di tambah tekanan mental dari Lucky yang terus meminta ini dan itu, benar-benar membuat Susan lelah dan letih. Namun dari semua itu Susan sedikit merasa lega , karena pada kenyataannya kedua orang tua Lucky menerimanya dengan tangan terbuka, d

    last update최신 업데이트 : 2026-03-17
더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status