Jangan Ditahan-tahan Pak!

Jangan Ditahan-tahan Pak!

last updateLast Updated : 2026-07-20
By:  Kirrun kiyyun Ongoing
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
Not enough ratings
7Chapters
302views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Sejak diputuskan karena dianggap membosankan dan tidak menarik, Kirana Prameswari bersumpah akan membuat mantannya menyesal. Caranya? Mendapatkan pacar yang jauh lebih baik. Targetnya pun tidak main-main—Adrian, CEO Arkana Group yang tampan, dingin, disiplin, dan anti berpacaran dengan karyawan. Di saat semua perempuan memilih menunggu, Kirana justru mengejar. Ia menggoda, merayu, bahkan terang-terangan mengumumkan bahwa Adrian adalah calon pacarnya. Sayangnya, pria itu sudah dijodohkan dengan perempuan pilihan keluarganya. Bisakah Kirana meluluhkan hati CEO yang super dingin itu? Ataukah keberaniannya justru berakhir dengan patah hati untuk kedua kalinya?

View More

Chapter 1

1. Awww, bapak!!

"Aku mau kita putus, pakaian kamu alay, aku malu kalau ketemu teman-temanku!"

Kalimat itu meluncur begitu saja, menghantam harga dirinya. Sejak diputuskan pacarnya hanya karena penampilan dan sikapnya yang di nilai berlebihan. Membuat perempuan berusia dua puluh tiga tahun itu bertekad untuk membuat mantannya menyesal. Ia ingin menunjukan kepada Gerry bahwa, Kirana Prameswari yang ia kenal bisa mendapatkan pacar yang lebih baik.

Caranya adalah dengan bekerja di Arkana Group. Perusahaan terbesar yang menjadi impian ribuan pencari kerja. Dan, di hari pertamanya, tujuannya selain bekerja juga menarik perhatian pria-pria di tempat itu, sasaran terbesarnya yaitu pemilik Arkana group.

Saat ini, perempuan itu sedang berjalan di lobi perusahaan, beberapa mata nampak melirik ke arahnya dengan tatapan menilai. Saat langkahnya terus menyusuri beberapa karyawan tiba-tiba nampak berbisik dan menunduk dengan sopan.

"Kok mereka tiba-tiba jadi kayak patung gitu?" bisik Kirana pelan. Lalu kepalanya menoleh ke arah pintu utama lobi.

Tak lama kemudian, sebuah sedan hitam berhenti tepat di depan pintu utama. Seketika suasana mendadak hening. Pintu mobil terbuka seorang pria bertubuh tinggi dengan aura maskulin yang kuat, turun dengan langkah tenang. Setelan jas hitam yang pas membungkus tubuh atletisnya membuat setiap gerakannya tampak berwibawa. Aura yang dimilikinya membuat seluruh lobi spontan menundukkan kepala.

Kecuali Kirana, wanita itu yang semula berdiri santai perlahan mengangkat kepala. Sontak, ia membeku, matanya langsung membulat, bibirnya menganga sempurna.

"Ya ampun, ganteng banget!" serunya, suara perempuan itu menggema di lobi. Kirana masih menatap Adrian tanpa berkedip, seolah sedang melihat pangeran di negeri dongeng.

Seketika Adrian menghentikan langkahnya. Tatapannya beralih ke satu-satunya orang yang bersuara lantang. Alis Adrian berkerut tipis, menatap perempuan yang asing baginya, belum lagi penampilan yang benar-benar nyentrik semuanya bertolak belakang dengan standar profesional yang selama ini ia terapkan.

"Karyawan baru?" tanyanya dengan nada datar dan begitu dingin.

Kepala wanita itu mengangguk dengan cepat, senyumnya begitu lebar, "iya, Pak," jawabnya antusias.

"Nama?" tatapan Adrian begitu menilai

"Kirana Prameswari." tuturtnya dengan mata berkedip-kedip, seperti menggoda. Beberapa karyawan yang berada di sana sampai menutup mulut tak menyangka dengan keberanian pegawai baru itu.

"Divisi?"

Kirana tersenyum makin lebar.

"Sekretaris Bapak!" jawabnya lagi, deretan giginya yang rapi terlihat jelas.

Tiba-tiba suasana menjadi hening, bahkan suara pendingin ruangan terasa lebih keras dari apapun. Rahang pria itu langsung mengeras, seolah ingin memarahi seseorang. Pria tersebut tak berkomentar apapun, Meski begitu, tatapan Adrian kembali kepada Kirana, dengan tatapan yang seakan tak percaya bahwa wanita di depannya itu adalah sekretaris barunya.

"Besok datang dengan penampilan yang sesuai aturan perusahaan."

Bukannya gugup, Kirana malah salah fokus.

"Ihhh bapak, perhatian banget sih!" Reaksi Kirana justru berbeda, wanita itu senyum-senyum sendiri.

Adrian sedikit terkejut, tak menyangka dengan reaksi Kirana yang berlebihan.

"Saya sedang menegur kamu, bukan memuji!"

"Masa sih pak? tapi aku ngerasa nya bapak perhatian deh sama aku."

Berikutnya hanya hening yang terdengar, dan degub jantung para pekerja yang berdiri tak jauh dari mereka, menanti Kirana di pecat sebelum masuk ruangannya.

Raut wajah Adrian berubah. Merasa terganggu dengan sikap wanita tersebut, yang benar-benar tak punya malu. Bahkan ia belum pernah bertemu perempuan yang mengubah teguran menjadi pujian. Tanpa berkata apa-apa lagi, Adrian berbalik menuju lift. Belum sempat tubuhnya masuk. Kirana sedikit berteriak.

"Pak."

Langkah Adrian berhenti.

"Kalau aku nanti kerja bagus, boleh sekalian deketin Bapak nggak?"

Lift langsung sunyi, sekretaris lama sampai menjatuhkan map. Adrian benar-benar speechless. Lalu hanya berkata dingin. "Jangan membuat masalah di hari pertama!"

Kirana mengangguk semangat.

"Siap!"

"Berarti kalau besok boleh?"

Adrian menutup mata. Dia benar-benar merasa mendapat musibah, tanpa pikir panjang, ia langsung masuk dan lift akhirnya tertutup. Beberapa orang yang berada di sana nampak menghembuskan napas lega.

Sementara Kirana langsung mengeluarkan ponselnya, membuka aplikasi catatan, lalu menulis dengan penuh semangat.

Misi Menaklukkan Pak Adrian:

Pak Adrian kenal aku.

Pak Adrian ngomong panjang sama aku.

Pak Adrian senyum.

Pak Adrian ngajak ngobrol duluan.

Jadi pacar Pak Adrian.

Perempuan itu membaca dengan intens bagian nomor satu.

Kirana tersenyum puas. "Hari pertama lumayan, tapi aku harus bisa bikin pak Adrian kenal sama aku!" Ia memasukkan ponselnya ke dalam tas, lalu menatap pintu lift yang telah tertutup.

"Lihat aja, aku pasti bisa jadi pacar pak Adrian! dan buktiin ke Gerry kalau aku bisa dapat pacar yang lebih baik dari dia!" seru Kirana dengan janjinya yang begitu kuat untuk balas dendam kepada mantan.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
7 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status