Home / Fantasi / Sang Kusir / 135 Pembantaian Arga

Share

135 Pembantaian Arga

Author: Pujangga
last update Petsa ng paglalathala: 2026-10-03 19:27:18

Langit sore di perguruan Sayap Dewa berubah kelam dipenuhi hujan darah di mana Arga membantai para pasukan burung terbang dengan tangannya.

Sementara Jantaka sudah lebih dulu jatuh ke daratan dengan luka sangat parah.

Bertarung melawan ratusan pendekar penunggang burung membuat energi Jantaka yang belum stabil cepat terkuras.

Sebelumnya pemuda itu sedang berlatih di dalam goa bersama ketua Waruga, namun baru saja menguasai jurus sayap surya tahap 10, wilayah perguruan keburu diserang oleh pergu
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Sang Kusir   Bab 155 Zufu Vs Makhluk Kegelapan

    Selanjutnya Arga berputar 360 derajat menciptakan pusaran angin hitam yang sangat besar.Dari dalam pusaran angin tersebut muncul ribuan pedang hitam yang melesat menghujani Zufu tanpa henti membuat sang lelaki tampan mulai kewalahan.Siieeeng! Sieeeng! … Siiiieng!Trang! Trang! Trang!Satu demi satu pedang berhasil di tangkis Zufu menggunakan busur kayunya, tetapi karena jumlah pedang terlalu banyak, dia akhirnya harus rela terkena beberapa sayatan.Sringg! Sreeeet! Cruuuat!Zufu meringis merasakan perih yang teramat sangat, di mana luka dari serangan makhluk kegelapan sangat sulit dipulihkan meski menggunakan regenarasi tubuh.Banyak pedang yang menyayat kulitnya membuat Zufu kehilangan perhatian hingga pada akhirnya dia terkena serangan telak dari Arga.Makhluk terkutuk tersebut tiba-tiba saja muncul di hadapan Zufu dengan telah mengayunkan pedang.Tranggg! Bummmm!Pedang kebalikan dan panah kayu milik Zufu kembali bertemu di udara, kali ini dengan tekanan energi yang jauh lebih be

  • Sang Kusir   Bab 154 Santang Sang Legenda

    Gelombang energi gelap menyeruak keseluruh daratan membuat belukar dan rumput yang ada di hutan kematian langsung mati mengering.Kawah gunung Merapi berhamburan ke mana-mana tidak kuat menahan energi tersebut.Sementara sosok Arga kini berubah menjadi wujud yang mengerikan.Wajah pucat seperti mayat dengan mata merah menyala membuat Zufu beberapa kali menelan ludah melihatnya.Mutiara Sendayu tersentak kaget bukan buatan mendapati Arga benar-benar berubah menjadi sosok berbeda.Tidak hanya Arga, tetapi pedang kebalikan di tangannya juga berubah bentuk menjadi pedang bercabang layaknya lidah ular.Baik pedang kebalikan maupun Arga, keduanya sama-sama mengeluarkan energi gelap sangat pekat.Di jari tangan dan kaki Arga tumbuh kuku tajam berwarna hitam sementara di bibirnya tumbuh 4 taring panjang yang menyembul keluar layaknya harimau gigi pedang.Arga saat ini tidak lagi berkata-kata di mana kesadarannya telah lenyap di telan kegelapan.Dia bejalan perlahan memandangi hutan kematian p

  • Sang Kusir   Bab 153 Wadah Kegelapan

    Setelah menyelesaikan latihannya, Arga memutuskan kembali ke gubuk milik Zufu karena dia pikir mereka pasti berada di sana.“Lompatan langit!” seru Arga.Sosoknya melesat bagai bayangan melompat dari satu dahanan pohon ke dahanan lain.Terkadang Arga juga melompat dengan menendang angin membuatnya seperti terbang di udara.Meski semua jurus Arga telah kembali, dia tetap tidak bisa terbang karena energi tubuhnya di alam kehampaan masih terbatas.Arga hanya bisa terbang jika menggunakan jurus elang merajai langit, tetapi jurus itu tidak bisa digunakan sembarangan karena akan sangat menguras energi.Untuk bisa terbang tanpa bantuan sayap di alam kehampaan membutuhkan latihan yang lama. Dengan bakat Arga, kemungkinan dia membutuhkan waktu sekitar 100 tahun latihan baru bisa terbang.Tetapi sayangnya Arga tidak memiliki waktu selama itu, dia harus mengejar janji yang harus ditepati.Tap!Arga mendarat di dalam gubuk, tetapi orang yang ingin dia temui ternyata tidak berada di sana.“Ke mana

  • Sang Kusir   Bab 152 Menantang Kematian

    Esok harinya, Arga pergi sendiri menuju wilayah timur hutan kematian. Sebuah tempat yang tempo hari pernah akan merenggut nyawanya hanya karena seekor ular.Sementara Mutiara Sendayu di puncak gunung sekarang tengah menangis tersedu-sedu.Dia berusaha menghalangi Arga supaya tidak berangkat namun pemuda itu sungguh keras kepala.Bukan tanpa alasan gadis itu menangis di mana latihan Arga saat ini adalah menantang kematian.Zufu juga tidak bisa berbuat banyak karena ini adalah keinginan Arga sendiri.“Sudahlah kau jangan menangisinya Dayu,” ucap Zufu menenangkan.“Ta-tapi tuan,” Mutiara Sendayu memandang Zufu dengan tatapan sedih membuat lelaki tampan tersebut menjadi serba salah.“Percayalah! Aku yakin Arga akan bisa melewatinya,” ungkap Zufu.Tetapi Mutiara Sendayu masih tetap menangis meratapi kepergian Arga membuat Zufu tidak memiliki pilihan lain selain membiarkannya meluapkan kesedihan.Zufu segera terbang melesat menuju permukaan batuan besar, kemudian dia duduk bersila melakukan

  • Sang Kusir   Bab 151 Latihan bagian 2

    Hari demi hari Arga jalani dengan keras, dia tidak peduli lagi dengan tubuhnya yang mendapAt banyak luka, yang terpenting sekarang adalah mendapatkan 500.000 lingkaran tenaga dalam.Awalnya Zufu mengira Arga akan menyerah dan berhenti latihan di hari ke 7 karena sampai saat itu, Arga masih saja bergulat dalam 10 putaran.Setiap tiba di putaran ke 10, tubuh Arga akan langsung pingsan tidak tahan dengan hawa panas yang dipancarkan oleh lahar.Tetapi di hari ke 8, tubuh Arga mendapatkan peningkatan yang signifikan di mana dia mampu berlari 20 putaran.Kegigihan Arga benar-benar tidak bisa diremehkan kerena pemuda itu pantang menyerah.Zufu tidak tahu bahwa sedari kecil, Arga memang sudah terkenal sebagai anak keras kepala. Dan sifat itu terus berkembang sampai mendarah daging menjadi sebuah karakter.Selama nyawanya masih belum terpisah dengan tubuh, Arga tidak akan berhenti.Minggu demi minggu tidak terasa telah terlewati, saat ini Arga telah berlatih di cincin kawah selama 4 bulan.Dan

  • Sang Kusir   Bab 150 Latihan pertama

    7 hari berlalu begitu cepat, saat ini Mutiara Sendayu sudah bisa berjalan setelah diajarkan cara menyerap energi oleh Zufu.Tetapi untuk berlari tetap saja Mutiara Sendayu tidak bisa karena kualitas tulangnnya masih sangat rendah.Untuk meningkatkan kualitas tulang, Mutiara Sendayu terpaksa harus mengonsumsi daging tikus mentah seperti yang sering dilakukan oleh Zufu.Meski terasa menjijikkan dan tidak enak, gadis itu rela melakukannya karena tidak ingin selalu bergantung pada Arga dan Zufu.Terlebih dirinya merupakan seorang perempuan, Mutiara Sendayu sangat malu jika ingin buang air kecil atau hajat, dia harus meminta bantuan Arga untuk membawanya turun dari gubuk.Ternyata benar, selain untuk mengganjal rasa lapar, daging tikus mentah juga dapat meningkatkan kualitas tulang.Terbukti pada Mutiara Sendayu, di mana dalam beberapa hari ini, dia telah mendapatkan peningkatan yang signifikan.Menyaksikan perubahan pada tulang gadis itu, membuat Arga juga ikut memakan daging tikus mentah

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status