Scars is Also Beautiful

Scars is Also Beautiful

last updateLast Updated : 2021-02-05
By:  Diana WolfeCompleted
Language: English
goodnovel16goodnovel
9.3
7 ratings. 7 reviews
134Chapters
20.8Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Betrayed, raped, tortured and abandoned to her death, Eve swore that she would find vengeance on the family who had wronged her and her people. This includes the very man she had given her heart to, Adam Sviatoslavich. .... Being a princess of the Ice kingdom Zhatiera, Eve knew she wanted to do more than to soon rule after her beloved parents and, roaming through the forest and finding new adventure was the one thing she can't ever let go. When one of her adventures causes her to encounter the future king of the Lycan empire, Adam, she was smitten and ready to abandoned her throne for the man she calls soulmate. Despite being warned by her parents, she chose to stay with Adam who claimed to love her and swore to do right by her. Unfortunately, his own family do not hold the same sentiments and is determined to make the couple suffer. When their goal was achieved, Eve was left to die by the very person she entrust her life to. Surviving her painful ordeal with no kingdom and family to call her own, Eve swore to do whatever it takes to get her revenge and, if a whole kingdom has to burn because of it, it wouldn't matter. They all deserve it. No matter what it takes. ... I met him when I was a child, I knew he was mine from the moment I met him, I have sworn to never love anyone but him, I was his, but I didn't know that he was never mine, I never expect him to turn his back on me and betray me so cruelly, I would have given my life for him, I just never knew that was what he had wanted from me in the first place...

View More

Chapter 1

*EDITED* PART ONE : PROLOGUE

“Buka pakaianmu!”

Perintah tegas dari seorang pria di hadapannya sontak membuat Ariana mengadahkan kepalanya.

“Ta-tapi, Tuan—”

“Jangan pura-pura lupa dengan apa yang sudah kuberikan padamu, Ariana.” Jason memotong ucapan gugup Ariana dan mengingatkan apa yang sudah dia berikan saat memohon agar membantunya membayar utang ke rentenir.

"Buka bajumu, semuanya. Tanpa ada yang tersisa satu pun!” perintahnya lagi dengan suara yang lebih tegas.

Dengan tangan gemetar, Ariana akhirnya melucuti pakaian pembantu yang dia kenakan, rok panjang hitam dan kaus sedikit longgar dengan hati-hati.

**

Pintu utama dibukakan oleh seorang pelayan senior, wanita paruh baya bernama Berta. “Ariana?”

Ariana menoleh dengan cepat ke arah wanita paruh baya yang memanggilnya.

"Masuklah. Tuan Jason ada di dalam. Kau akan memulai dengan membantu di ruang makan, lalu nanti aku jelaskan pekerjaanmu apa saja di sini," katanya dengan singkat.

Ariana mengangguk dengan patuh. Aroma kayu mengisi ruangan bercampur dengan wangi samar parfum maskulin yang seolah menandai setiap sudut rumah itu saat dia masuk ke dalam.

Belum sempat Ariana melangkah lebih jauh, suara pecahan kaca memecah keheningan.

Prangg!

Tubuh Ariana refleks menegang. Suara itu datang dari arah dapur. Dia melirik Berta yang langsung bergegas dan Ariana pun mengikutinya.

Sesampainya di dapur, pemandangan yang dia lihat membuatnya terpaku. 

Seorang pelayan pria berusia sekitar empat puluh tahun berdiri dengan wajah pucat, tangannya gemetar memegang sisa piring yang tinggal setengah utuh.

Di hadapannya berdiri Jason, mengenakan kemeja putih dengan lengan digulung sampai siku. Tatapannya menusuk, dingin seperti bilah pisau yang baru diasah.

“Aku sudah bilang padamu, hati-hati! Berapa kali aku harus mengulanginya?” suaranya rendah, tapi sarat amarah yang terkontrol.

"T-tuan, saya mohon maaf. Saya tidak sengaja. Tolong jangan pecat saya. Sa-saya … saya sebatang kara di kota ini. Tidak punya siapa-siapa. Pekerjaan ini satu-satunya yang saya punya," pelayan itu memohon dengan suara bergetar.

Ariana berdiri di ambang pintu menahan napasnya. Matanya berpindah dari wajah panik si pelayan ke tatapan dingin Jason yang tak sedikit pun menunjukkan belas kasihan.

“Kecelakaan bisa dimaklumi sekali. Dua kali masih bisa kutoleransi. Tapi tiga kali? Itu bukan kecelakaan. Itu kelalaian,” kata Jason dengan tegas bahkan matanya tidak berkedip sekali pun.

Pelayan itu menunduk menahan diri untuk tidak menangis di hadapan Jason. “Saya … saya akan ganti rugi, Tuan. Tolong maafkan saya.”

Jason menatapnya lama kemudian menghela napas. “Bersihkan ini. Kita akan bicarakan nanti di ruang kerja.”

Suaranya memang tidak tinggi, tapi cukup membuat bulu kuduk Ariana meremang. Ada kekuasaan yang begitu kental dalam nada itu, seperti tidak ada ruang untuk perlawanan.

Jason berbalik dan sejenak pandangannya bertemu mata Ariana. Tatapan itu singkat, tapi cukup untuk membuat tubuhnya kaku.

Wanita berusia 24 tahun itu hanya bisa menunduk dengan cepat, berharap tatapan itu tidak mengandung penilaian buruk terhadap dirinya.

**

Sisa pagi itu Ariana habiskan untuk membiasakan diri dengan ruang makan yang luas.

Di meja makan panjang yang mengilap, Ethan—anak Jason yang baru berusia tiga tahun—sudah duduk di kursi khususnya. Bocah itu berwajah manis dengan mata besar yang memandang penuh rasa ingin tahu.

Ariana tersenyum tipis dan duduk di kursi kecil di sampingnya. "Tuan Ethan, mau makan apa dulu?" tanyanya lembut.

“Sup,” jawab Ethan dengan suara pelan.

Ariana meraih sendok kecil dan mulai menyuapkan sup hangat itu ke mulut mungilnya. Ethan tampak lahap, meski sesekali menoleh ke arah mainan di ujung meja.

Sesekali Ariana mencuri pandang ke sekeliling. Tidak ada tanda-tanda Jason di ruangan itu, tapi bayangan tatapannya di dapur tadi terus menghantui pikirannya.

Begitu tegas, begitu dingin. Bagaimana bisa orang hidup di bawah tatapan seperti itu? batinnya.

Namun ia mencoba untuk tetap fokus. Tangannya terampil memotong roti menjadi potongan kecil, lalu menyuapkan ke Ethan.

Bocah itu mengunyah sambil tersenyum tipis, dan entah kenapa senyum itu sedikit menghangatkan hati Ariana di tengah ketegangan pagi ini.

**

Siang menjelang, dan Ariana mendapat giliran membantu menyiapkan makan siang di dapur. Ia membawa nampan berisi buah potong untuk dibawa ke ruang makan.

Namun saat melangkah keluar dari pintu dapur, tanpa sengaja dia menabrak sesuatu—atau seseorang.

“Aahh!”

Tubuhnya terhuyung ke depan dan sebelum sempat jatuh, sebuah tangan kuat menahan lengannya.

Ariana mendongak dan jantungnya serasa berhenti. Jason berdiri di hadapannya, tubuh tinggi tegapnya begitu dekat hingga Ariana bisa merasakan aroma parfumnya yang hangat namun tajam.

Tubuhnya masih setengah bersandar di dada Jason, merasakan detak jantung pria itu yang stabil, kontras dengan detaknya sendiri yang tak beraturan.

“Mau ke mana?” tanya Jason dengan nada rendahnya.

“S-saya … saya hendak membawakan buah potong, Tuan,” jawab Ariana terbata dan buru-buru dia menegakkan tubuh dan mundur selangkah menjauh dari sang tuan.

Jason menatapnya lama dengan tatapan datarnya dia berkata, “Berhati-hatilah saat berjalan. Di rumah ini, aku tidak suka orang ceroboh.”

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

reviewsMore

Manisha Rawat
Manisha Rawat
Really emotional novel. I cried holy water at the end......
2023-10-30 21:11:55
2
0
good reader
good reader
I am reading the season 3 of the book first being awesome I am loving this part also ...
2023-07-11 16:57:17
1
0
Anne Lemente
Anne Lemente
good books love it!
2021-02-14 16:23:32
2
0
Andromeda Zyber
Andromeda Zyber
Beautiful story
2021-02-10 02:41:55
1
0
Maliamoore48
Maliamoore48
Liking this so far??
2020-06-03 20:20:19
1
0
134 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status