登入Lima hari berlalu, masih tidak pergerakan dari pasukan musuh. Pengalihan sumber air benar-benar berguna untuk mengulur waktu.Selama tiga malam, strategi meminjam panah musuh tetap dijalankan. Persediaan anak panah pasukan di perbatasan Utara saat ini sudah sangat cukup.Di tempat lain, saat ini surat yang dikiirmkan oleh Jenderal Bennedith telah sampai. Segera ritual pemanggil hujan dilakukan oleh orang suci yang telah berhasil memanggil hujan berkali-kali ketika kerajaan Arcane dilanda kekeringan.Di perkemahan pasukan Savorix, saat ini mental para prajurit sudah mulai melemah. Lima hari dengan keadaan kekurangan air membuat mereka mulai khawatir.Bukan hanya mulai tidak bertenaga, tidak ada air bersih mulai membuat para prajurit terkena penyakit kulit. Jika hal seperti ini bertahan lebih lama, maka mereka tidak akan mati karena perang, tapi karena kekurangan cairan.Sementara itu di tenda Alexander, saat ini pria itu sedang berdiskusi dengan Athena dan dua jenderal lainnya.“Saat i
“Nona Athena, terima kasih. Hari ini berkat bantuan Anda, musuh menarik pasukannya.” Alexander kini berada di tenda militernya bersama dengan Athena.“Aku adalah bagian dari Luminastra, jadi tidak perlu berterima kasih,” balas Athena. “Apa yang terjadi hari ini hanya bisa menahan sementara, pihak musuh mungkin akan menggunakan cara yang sama untuk membakar benteng ini.”Alexander menatap Athena sejenak, apa yang dikatakan oleh Athena sangat masuk akal.“Nona Athena, Anda memiliki pemikiran yang begitu mendalam.”Athena pernah tinggal dengan Altherr lebih dari satu tahun, dan sejak ia hamil ia lebih sering menghabiskan waktu dengan Altherr.Hampir setiap hari Altherr akan mengelus perutnya lalu kemudian bercerita tentang berbagai peperangan yang telah ia lalui.Meski cerita itu tidak begitu cocok untuk anak di dalam kandungan, tapi Altherr tidak memiliki cerita lain selain tentang perang.Beberapa strategi perang dan situasi tidak terduga juga diceritakan oleh Altherr, dan Athena mende
Enam tahun berlalu, telah terjadi banyak hal selama rentang waktu itu.Sejak Athena memutuskan pergi dan tidak pernah kembali, kehidupan Altherr dan Lucianne tetap berjalan. Kasih sayang Altherr terhadap Lucianne tidak pernah berubah meski ada ruang kosong yang ditinggalkan oleh Athena.Keduanya merawat Antares dan Adhara dengan sangat baik. Seperti yang diyakini oleh Athena, Altherr dan Lucianne sangat mencintai anak-anak mereka.Antares dan Adhara tumbuh menjadi anak yang sangat cerdas dan menggemaskan.Enam tahun bukanlah waktu yang mudah bagi Altherr. Pria itu telah mencari Athena ke seluruh penjuru Luminastra, tapi tetap tidak menemukan Athena. Kehilangan Athena ternyata sangat menyakitkan bagi Altherr. Bahkan setelah enam tahun rasanya masih tetap sama.Altherr melebih-lebihkan dirinya dan pasukannya, dia pikir akan mudah menemukan Athena dengan kekuasaannya, tapi ternyata Athena bersembunyi dengan cukup baik sehingga tidak bisa ditemukan sama sekali.Hari ini Altherr akan pergi
Perang usai, Altherr tidak mengirimi pesan ke Lucianne untuk memberi kejutan. Dia hanya mengirimi Alistair pesan dan meminta pria itu untuk tidak mengatakan apapun tentang kepulangannya pada siapapun.Altherr menempuh perjalanan jauh dalam waktu yang singkat, pria itu kembali tidak bersama dengan puluhan ribu pasukannya, melainkan hanya dengan lima prajurit terbaiknya.Setelah beberapa hari Altherr akhirnya sampai ke kediamannya. Pria itu segera mendatang paviliun Athena. Dia tidak sabar ingin bertemu dengan Athena dan anak-anaknya.“Salam, Jenderal Agung.” Sopia yang berjaga di kediaman Athena memberi salam pada Altherr.“Tidak perlu menyampaikan kedatanganku!” Altherr melewati Sopia, pria itu kemudian melangkah menuju ke pintu dan membuka pintu kamar istri keduanya.Namun, yang dia temukan kamar itu kosong. Tidak ada Athena, tidak ada anak-anaknya.Sopia berdiri di belakang Altherr. “Jenderal Agung, pangeran dan putri kecil berada di paviliun Putri Lucianne.”“Kenapa kau tidak menga
“Kakak, sebelumnya Kakak berjanji akan mengabulkan satu permintaanku. Hari ini aku ingin mengatakan permintaanku.” Athena bicara pada Lucianne yang sedang melihat kedua anak Athena yang sedang tidur.Lucianne segera beralih, ia mendekati Athena. “Apa yang kau inginkan?”“Aku ingin memulihkan diri di desa tempat aku dibesarkan.” Athena hanya bisa menggunakan alasan ini untuk pergi. Jika dia mengatakan niatnya yang sebenarnya, ia yakin Lucianne pasti akan menahannya. “Aku tidak akan membawa Antares dan Adhara.” Athena menambahkan.Lucianne diam sejenak. Dia bukan mempemasalahkan Athena membawa anak-anaknya atau tidak. Dia hanya tidak menyangka bahwa ini adalah permintaan Athena.Dia pikir, kediaman ini sudah menjadi tempat yang nyaman bagi Athena, tapi ternyata Athena tetap merindukan kampung halamannya.“Kakak sudah berjanji akan mengabulkan permintaanku.” Athena mengungkit masalah Lucianne yang akan mengabulkan permintaannya.Lucianne pikir Athena mungkin sangat merindukan tempat kela
Hari-hari berlalu, Altherr telah sampai di perbatasan Selatan. Pria itu telah menyusup masuk sendirian ke dalam perkemahan musuh dan membakar lima tempat penyimpanan pangan musuh.Altherr telah membalas apa yang sudah dilakukan oleh pengkhianat yang bekerja untuk Pangeran Danzell terhadap persediaan makanan prajurit di perbatasan Selatan.Dengan terbakarnya tempat penyimpanan pangan itu, maka musuh tidak akan bisa bertahan lebih lama di sana.Setelah menyelesaikan misinya, Altherr kembali tanpa mengalami cedera sedikitpun. Gelar Jenderal Agung tidak dia dapatkan hanya dengan mengandalkan bahwa dia adalah adik dari raja saat ini. Gelar itu ia dapatkan dari semua pertempurannya di medan perang.Altherr memperhatikan api yang berkobar dari atas benteng kota. Dia harus menyelesaikan perang ini dengan cepat. Dengan begitu dia bisa segera kembali ke ibu kota.Di tenda musuh, Danzel saat ini sedang mengamuk. Pria itu sangat marah karena Altherr berhasil menyusup ke tenda mereka, bahkan pria







