Início / Romansa / Terjebak Cinta Pria Dingin / 18. Antara Waspada dan Keras Kepala

Compartilhar

18. Antara Waspada dan Keras Kepala

last update Última atualização: 2025-01-22 10:00:00

"Kok kita ke sini sih, Pak?" tanya Rania heran dan tanpa sadar dia melupakan panggilan barunya.

Arga tentu saja memelototinya untuk mengingatkan dan Rania yang akhirnya tersadar pun meralat ucapannya. "Maksudnya Mas," cicitnya sambil meralat. "Inikan apartemen dan bukannya rumahnya Mas?" lanjut Rania bertanya.

Sebenarnya sudah sejak sampai dia menanyakan itu, tapi baru setelah masuk dia berani mengutarakannya. Harusnya Rania pikir mereka langsung ke rumah, karena Arga tak memberikan aba-aba apapun termasuk pemberitahuan. Ditambah sesampainya di sana mereka gampangnya masuk ke salah satu unit setelah Arga menekan pin untuk akses masuknya.

"Lagian kok bisa sih, Mas tahu pin masuk ke sini? Mas kenal dekat sama pemiliknya atau sangat akrab, atau ini punya adiknya Mas Viona?"

Arga tidak menjawab pertanyaannya itu, tapi malah balik bertanya, "bagaimana menurutmu apartemen ini, apakah terlalu

Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Terjebak Cinta Pria Dingin    67. Usai

    "Puas kamu menghancurkan hidup aku, puas?!" bentak Viona marah. Jika pada umumnya malam pernikahan itu indah dan juga romantis, maka dirinya berakhir suram. Gadis itu bahkan bukan hanya tak terima, tapi juga terhina. Pasalnya fakta suaminya Andreas atau juga yang dipanggil Andre itu merupakan kekasih dari Salsa. Perempuan yang pernah diagungkan olehnya sebagai kakak terbaik. Teringat bagaimana dulu dia menghina Rania, Viona tertunduk menyesal. 'Dulu aku selalu bilang Rania rendahan karena merebut calon suami kakaknya sendiri, lalu sekarang apa? Aku sendiri bahkan melakukannya,' ujar Viona membatin miris. "Aku belum puas!" ujar Andre menjawab. Viona segera mengangkat kepalanya, lalu melihat ke arah Andre sambil menantikan jawaban pria itu dengan penasaran. "Aku beritahu Viona alasan kenapa mau menikah denganmu supaya kau tahu caranya nanti memuaskanku. Pertama, aku sudah muak dengan Salsa dan yang kedua aku butuh anak supaya warisan orang tuaku jatuh ke tanganku!" "Tapi kenapa har

  • Terjebak Cinta Pria Dingin    66. Pernikahan Viona

    Rania dan Arga pulang bersama ke rumah, setelah semalam bergantian dengan sang Mommy Andini. sekarang giliran mereka yang beristirahat. Ah, ya. Nugraha Prayudha sudah sadarkan diri, juga kondisinya sudah mulai stabil. Inilah mengapa Arga-Rania sedikit tenang saat ke rumah. Namun di sana mereka malah langsung dipertemukan dengan Viona. Arga langsung memperlihatkan kemurkaannya dan menatap adiknya dengan penuh kebencian. "Selama ini kau yang selalu mengatakan Rania istriku seorang jala-ng, tapi sekarang apa?!" Arga mengeram mengepalkan tinjunya. Andai saja Viona bukan perempuan, maka bogeman mentah sudah mendarat mulus di wajahnya."Kau bahkan membuat aku tak bisa memukul bajing-an itu, Viona. Kenyataannya yang rusak itu kamu, yang memper**sa itu kamu, bukan dia. Kau bertindak seperti perempuan yang tidak punya harga diri, mempermalukan keluarga kita. Katakan dimana akal sehatmu saat melakukan itu?!" bentak Arga berusaha keras untuk menahan diri, supaya dia tak menyakiti adiknya itu.

  • Terjebak Cinta Pria Dingin    65. Tak Tersisa Apapun Lagi. (Kehancuran Viona)

    Viona sedang berbelanja di pusat perbelanjaan. Dia baru saja membeli heels, saat tiba-tiba saja seseorang perempuan mengikutinya dari belakang. Saat jarak mereka sudah cukup dekat, perempuan itu menarik pergelangan tangan Viona, sehingga mereka berhadapan.Namun belum juga Viona yang terkejut dengan aksinya itu, sesuatu yang lebih mengejutkan menghantam pipinya tanpa dapat di cegat.Plakk!! "Perempuan rendah-an sepertimu pantas mendapatkan itu. Kau memang licik, bereng-sek! Bisa-bisanya kau melakukan itu?!" serang Salsa yang ternyata merupakan pelaku dari penamparan itu. "Apa maksudmu, Kak. Aku tak mengerti?" tanya Viona syok, kecewa, dan bingung di saat yang bersamaan. Dia tahu tabiat perempuan dihadapannya sekarang dan dia menyesal pernah membela dan mendukungnya mati-matinya, namun bukankah dia yang di rugikan. Lalu sekarang kenapa justru Salsa malah yang menamparnya. "Kau masih bertanya, hah? Nggak usah pura-pura bodoh, Viona. Kau sengaja menggoda kekasihku untuk membalaskan de

  • Terjebak Cinta Pria Dingin    64. Romantis yang Memancing Emosi Regan

    Arga dan Rania semakin mesra dari hari ke hari. Apalagi sekarang Rania punya kunci untuk mengontrol emosi suaminya itu. Cukup jadi istana yang manis, dibutuhkan dan disukai oleh suaminya, maka apapun yang dibutuhkan pasti terkabulkan. Arga yang kejam, berubah bagaikan ibu peri yang selalu mengabulkan apapun yang Rania inginkan. Namun bukan hanya itu, dia bahkan begitu pengertian dan perhatian. Seperti hari ini contohnya, Rania kembali ketiduran di kelasnya. Namun, bukannya mengusirnya seperti biasanya, dia malah pura-pura tak melihatnya. Agar tak mengurangi sikap ke profesional dirinya sebagai dosen, Arga menatap Melati dari depan. Mengodenya sebelum kemudian mengirimkan pesan untukny. |Tolong bangunkan Rania pelan-pelan dan suruh dia tidur ke ruanganku. Tanpa menunda, Melati pun melakukannya, sementara Arga pura-pura tidak melihatnya. Beberapa menit kemudian, Rania izin keluar kelasnya dan Arga tentu saja memberinya. Namun walau begitu, beberapa mahasiswa menggosipkan setelah ke

  • Terjebak Cinta Pria Dingin    63. Penyesalan Viona

    Viona akhirnya pulang sendiri ke rumah, karena tak punya pilihan atau bahkan sekarang sudah tak memiliki apapun. Martabat, uang dan bahkan harga dirinya. Setelah kehilangan kegadisannya memang apalagi yang dia punya. "Vio?!" sapa Nugraha memanggilnya. Viona reflek menoleh dan langsung merasa sesak menatap wajah ayahnya. Selama ini dia selalu menghina Rania murahan, tapi sekarang dialah yang sesungguhnya di posisi itu. Viona merasa rusak sekaligus bersalah karena sudah mengecewakan ayahnya. "Kamu dari mana saja, Nak. Daddy, Masmu dan beberapa orang suruhan sudah mencarimu dua hari ini. Kamu kemana saja Sayang?" tanya Nugraha dengan nada suara yang lembut. Bahkan setelah membentak dan melawan ayahnya tempo waktu, ayahnya itu tetap saja bersikap baik kepadanya. Tidak marah walaupun Viona tahu dia sudah sangat geram dengan kelakuannya. Kedua bola mata Viona pun reflek berkaca-kaca, seolah sakit sendiri dengan perhatian itu, sebab dirinya merasa tak pantas. "Wajahmu pucat Nak. Kamu ja

  • Terjebak Cinta Pria Dingin    62

    Viona terbangun dari tidurnya, menguap seperti biasanya. Dia dengan tenang merenggangkan tangan, sampai kemudian gadis itu merasakan sesuatu yang salah. Viona membulatkan matanya. Melirik kesekitar dan menemukan sesuatu yang membuatnya berdebar kencang. Melihat ke bawah selimut, nafasnya yang kemudian memberat dan tak beraturan."Aaarrrggh! Apa yang kamu lakukan sama aku?!" teriak Viona sambil kemudian menyerang seseorang disebelahnya dengan spontan.Orang itu terbangun, membuka matanya dan langsung mengelak dari serangan Viona. Akan tetapi walaupun sudah begitu, orang yang rupanya adalah lelaki itu, sama sekali tak menunjukkan keterkejutannya. Dia bersikap biasa saja dan malah dengan tenang bangkit dari tempat tidur."Baji*gan!! Kenapa kamu melakukan ini sama aku, hiks-hikss?!!" lirih Viona yang akhirnya menangis.Dia tak kuasa karena rupanya dia baru saja kehilangan mahkotanya sebagai perempuan. Hatinya hancur, menyesal, tapi di saat yang sama dia tak bisa memperbaiki apapun lagi."

Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status