Tak Rujuk, Tak Memaafkan, Penyesalanmu Datang Terlambat

Tak Rujuk, Tak Memaafkan, Penyesalanmu Datang Terlambat

By:  LarasatiUpdated just now
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
Not enough ratings
50Chapters
4views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Shella secara sukarela menjalani hubungan dengan Riady selama enam tahun dan mengira bahwa dirinya telah menemukan cinta sejati. Namun, menjelang pernikahan, dia malah melihat foto Riady yang berselingkuh dengan orang lain. Shella pun memutuskan untuk membiarkan pria bajingan, pelakor, dan calon ibu mertua yang meremehkannya itu hidup bersama. Dia dengan tegas menarik diri, menghapus identitas lamanya, dan memulai hidup baru. Shella menjadi pelukis yang bersinar gemilang, memiliki kekayaan yang dia bangun sendiri dan karier yang menanjak pesat .... Ketika bertemu lagi, Riady melihat Shella bersandar dalam pelukan orang lain. Wanita itu terlihat sangat cantik dan memesona. Riady berlutut di hadapan Shella dan memohon agar Shella kembali padanya dengan mata merah. Pria yang memeluk Shella berjalan menghampiri Riady. Dia menatap Riady dengan mata yang angkuh, dingin, dan membawa peringatan tajam. "Jangan ganggu Shella lagi. Kamu nggak pantas mendampinginya."

View More

Chapter 1

Bab 1

"Kamu benar-benar mau batalkan pernikahanmu?"

Di seberang meja, seorang wanita paruh baya berpakaian rapi memasang tampang curiga.

Shella Winata mengambil surat perjanjian tunangan berwarna merah terang, lalu merobeknya. Dia menatap ibu Riady Swarma sambil bertanya, "Sudah percaya sekarang?"

Rossa terlihat sangat tercengang. Kemudian, dia mengerutkan bibir dan berkata, "Oke, aku akan aturkan identitas baru untukmu. Sebulan lagi, tinggalkan Kota Morkar selamanya."

Shella menggenggam erat gelas airnya dan mengangguk tanpa ragu, "Oke."

Shella mengambil tasnya dan berdiri, tetapi Rossa menghentikannya. "Ingat janjimu, jangan membuat masalah! Jangan sampai pamanmu tahu Riady selingkuh. Kalau nggak, dia benar-benar akan patahkan kaki Riady!"

Langkah Shella terhenti. Pikirannya melayang ke masa lalu.

Di mata orang lain, hubungan Shella dan Riady bagaikan kisah dongeng yang khas, Cinderella yang kurang beruntung bertemu pangeran tampannya.

Di universitas, Shella adalah mahasiswi teladan, sedangkan Riady adalah anak orang kaya yang berpengaruh. Dari segi mana pun, mereka berdua sebenarnya tidak mungkin berinteraksi.

Namun, Riady jatuh cinta pada pandangan pertama terhadap Shella. Jika menggunakan deskripsi orang lain, Riady telah disantet olehnya hingga rela melakukan apa saja untuk mengejarnya.

Riady tidak suka belajar, tetapi bersedia mencari sebuah buku panduan belajar yang diinginkan Shella di seluruh kota pada malam musim dingin yang bersalju. Riady tahu Shella suka makan ikan. Jadi, dia pergi memancing sebelum fajar dan hampir tenggelam di sungai.

Awalnya, Shella merasa status sosial mereka terlalu berbeda dan mereka tidak cocok untuk satu sama lain. Meskipun merasa terharu, dia juga berulang kali menolak Riady.

Namun, demi bisa bertunangan dengan Shella, Riady berlutut di rumah dan sebelah kakinya nyaris dipatahkan oleh ayahnya. Dalam perjalanan ke rumah sakit, Riady menelepon Shella dan bertanya bisakah Shella menikah dengannya.

Malam itu, Shella akhirnya membuka hatinya. Dia memutuskan bahwa Riady adalah pasangan sejatinya.

Dari masa kuliah hingga lulus dan bertunangan dua tahun, Shella dan Riady sudah menjalin hubungan selama enam tahun. Bahkan Shella juga tidak menyangka bahwa pria yang begitu mencintainya tiba-tiba berpindah hati menjelang pernikahan mereka.

...

Malam itu, Shella menunggu di ruang tamu. Tepat pukul sebelas, Riady masih belum pulang.

Shella mengambil ponselnya dan menelepon Riady. Setelah tiga kali panggilan, Riady baru menjawab.

"Shella, aku lagi hadiri acara sosial bisnis. Ada apa?" ​​tanya Riady dengan nada lembut dan penuh kasih sayang.

Shella mendengar musik keras di ujung telepon dan bertanya, "Kamu ada di bar?"

"Aku lagi di acara sosial bisnis dan sangat sibuk. Aku mungkin akan pulang larut malam," jelas Riady dengan sabar.

Kemudian, napas Riady menjadi sedikit lebih berat dan terdengar suara ciuman.

Suaranya sangat samar, tetapi telinga Shella yang tajam tetap dapat menangkapnya. Jantungnya berdebar kencang dan dia bertanya dengan susah payah, "Kamu ... bisa pulang sekarang?"

Riady menarik napas dalam-dalam. Dia sepertinya sudah bergairah karena digoda. Suaranya terdengar agak gemetar, "Kayaknya nggak bisa, mitra bisnisnya belum pergi. Aku janji aku akan kembali begitu acaranya selesai. Oke?"

Hati Shella sepenuhnya menjadi dingin. Dia tersenyum dan menjawab, "Oke. Kalau begitu, aku tutup dulu teleponnya."

Shella menutup telepon dan menggenggam ponselnya dengan erat.

Tiga hari yang lalu, Shella melihat noda lipstik di kerah baju Riady. Dia pun pergi menemui Riady bersama teman baiknya, Sophie Tanjaya.

Lokasinya juga di sebuah bar yang ramai. Riady merangkul Amila dan berkata dengan tampang muram, "Aku benar-benar sudah bosan. Dia nggak ceria, juga nggak punya kepribadian, macam tanah liat yang bisa dibentuk sesuka hati. Nggak menarik."

Mata Shella pun meredup. Tangannya yang hendak membuka pintu ruang privat membeku. Dia dapat dengan jelas mendengar suara hatinya yang hancur. Di belakangnya, Sophie yang merasa sedih dan tak percaya bertanya, "Ini ... benar-benar sesuatu yang mungkin dikatakan Riady?"

Shella tersenyum dan tidak yakin harus bagaimana menjawab pertanyaan itu. Sebenarnya, dia sudah lama tahu bahwa Riady tidak lagi menyukainya.

Setengah bulan yang lalu, Shella menyaksikan sendiri Riady yang merangkul seorang wanita cantik berperwarakan kecil berjalan masuk ke sebuah vila. Kemudian, dia menyewa seorang detektif swasta dan memperoleh banyak informasi serta foto.

Nama wanita itu adalah Amila Kestari. Dia baru lulus kuliah dan merupakan seorang pekerja magang di Grup Swarma. Pada hari pertama Amila bekerja, dia dan Riady sudah berinteraksi. Ada banyak foto mereka yang mengobrol gembira dan bermesraan di berbagai tempat kencan seperti hotel serta restoran.

Shella berada di rumah untuk mempersiapkan pernikahan mereka, juga bergadang sepanjang malam untuk mengkoordinasikan detailnya. Di sisi lain, Riady sama sekali tidak ikut campur dalam persiapan pernikahan mereka, malah berselingkuh dengan wanita lain.

Setiap kali pulang, Riady bahkan harus berperan sebagai tunangan yang sangat mencintai Shella. Dia memijat bahu dan membasuh kaki Shella sambil terus-menerus berkata, "Istriku sayang, kamu sudah bekerja keras."

Semua itu bohong dan busuk sampai ke akarnya.

Shella memejamkan mata dan naik ke lantai atas dengan tenang. Dia mengemas semua perhiasan di kamar dan memasukkannya ke dalam kotak.

"Halo? Tolong bantu aku jual beberapa perhiasan. Selain itu, batalkan juga tempat pernikahan yang kusuruh kamu pesan."

Sandy yang ada di ujung telepon agak terkejut. "Bu Shella, kamu dan Pak Riady bertengkar?"

"Nggak, biar aku saja yang pilih tempat pernikahannya."

Baru saja Shella selesai berbicara, terlihat lampu depan mobil melintas di jendela. Dia menutup telepon dan pergi ke samping jendela.

Riady keluar dari mobil. Dia masih terlihat setampan dan setinggi biasa, juga mengenakan setelan jas. Hanya kerahnya yang agak berantakan sehingga tulang selangkanya terlihat sedikit. Dia segera merapikan kerahnya, lalu menyemprotkan parfum yang biasa digunakannya. Setelah memastikan pakaiannya rapi, dia baru berjalan masuk.

Shella menyaksikan seluruh kejadian itu. Hatinya terasa sakit.

Tak lama kemudian, pintu kamar terbuka dan Riady berjalan masuk. Dia memeluk Shella dari belakang dan membenamkan wajahnya di bahu Shella. "Sayang, aku sudah pulang. Apa kamu nggak senang karena aku minum sampai larut malam selama beberapa hari terakhir?"

Nada bicara Riady mengandung sedikit kehati-hatian.

Shella melepaskan diri dari pelukan Riady, lalu berbalik dan bertanya dengan tenang, "Bukannya kamu lagi temani rekan bisnis? Kok bisa pulang lebih awal?"

Riady tersenyum dan menggenggam tangan Shella. Dia menatap Shella dengan penuh kasih sayang dan kelembutan yang mendalam. "Berhubung kamu mau aku pulang, aku tentu saja harus batalkan semua jadwal dengan orang lain untuk temani kamu. Nggak ada rekan bisnis atau proyek yang lebih penting daripada istriku!"

Riady mengeluarkan kotak perhiasan dari sakunya, lalu menyerahkannya kepada Shella. "Aku bawakan kamu hadiah. Buka dan lihatlah."

Shella mengambilnya. Isinya adalah sebuah bros bertakhtakan berlian yang harganya cukup mahal. Namun, dia langsung teringat foto yang dikirim detektif swasta kepadanya tiga hari lalu. Amila mengenakan gaun hitam dengan bros serupa.

Kasih sayang Riady yang dulunya hanya untuk Shella, kini sudah dibagi dua. Yang paling ironis, Riady baru membelikannya hadiah yang sama tiga hari kemudian. Dia telah menjadi pihak yang tidak diinginkan.

Shella merasakan sakit yang tajam dan menusuk di hatinya. Wajahnya pun menjadi pucat. Riady menyadari ekspresinya yang aneh dan mengerutkan kening. "Shella, ada apa?"

Shella berusaha keras mengendalikan emosinya dan tersenyum. "Nggak apa-apa, aku suka banget sama hadiahnya. Aku suruh kamu pulang karena ada kontrak yang harus kamu tandatangani."

Shella berbalik dan mengeluarkan sebuah dokumen, lalu langsung menunjuk ke area tanda tangan. "Aku suka banget sama vila di pinggiran barat itu. Alihkan kepemilikannya padaku, ya?"

Riady tersenyum, lalu mengambil pena dan menandatanganinya tanpa ragu. "Mulai sekarang, kalau ada properti yang kamu inginkan, langsung saja suruh Sandy uruskan dokumennya untukmu. Kamu nggak perlu sengaja minta pendapatku. Bukankah semua milikku juga milikmu?"

Riady dengan santai menandatangani dokumen itu tanpa membaca isinya. Setelahnya, Shella diam-diam memasukkan dokumen itu ke laci. Riady mungkin tidak pernah menyangka apa makna di balik menandatangani dokumen itu ....
Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
50 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status