The Hybrid Bed Warmer and Her Mates

The Hybrid Bed Warmer and Her Mates

last updateDernière mise à jour : 2023-02-25
Par:  Yhen AmorComplété
Langue: English
goodnovel16goodnovel
10
1 Note. 1 commentaire
75Chapitres
3.3KVues
Lire
Ajouter dans ma bibliothèque

Share:  

Report
Overview
Catalog
Scanner le code pour lire sur l'application

Synopsis

She was captured and sold as a bed warmer to a notorious Mafia Lord. On her escape, he was caught by him. As their eyes met, she was stunned. Did she just find her second chance mate? She thought. Her heart went wild, and so with her wolf inside. But the gorgeous man just looked at her with cold eyes. There were no traces that he felt what she felt. Her mate's pull toward her seemed to be not working. Until she realized by sniffing at him that he was not just a wolf. He was something more! “Moon Goddess, I was just rejected by my mate, but here you are again, giving me a second chance mate, who is as cold as an iceberg,” she thought, whining. Her wolf shouted, “Mate! He is ours!” But then she was captured by the most fearful Hybrid King, who took her as his captive. But why did her heart go wild too as she saw him? There was no fear in heart for him but a familiar feeling of love and security. She was already in a dilemma when her Alpha mate who rejected her returned to claim her! Darn! Moon Goddess, whom would she choose?

Voir plus

Chapitre 1

CHAPTER 1 -  About To Shift

"Enggak sia-sia, aku menyewa rahimmu 200 juta. Ternyata kamu masih p3r4w4n dan .... " Mata lelaki itu menelisik sekujur tubuh gadis yang malam ini telah kehilangan kegadisannya. "... Cukup memuaskan," sambungnya sambil menyeringai. 

Baru kali ini, Darren merasakan berc1nt4 dengan wanita yang masih p3r4wan. Meski terlahir dari keluarga kaya raya, lelaki itu tak suka melakukan hubungan suami istri dengan banyak wanita. Dia tidak mau mengambil resiko. Takut tertular penyakit mematikan. Darren lebih memilih nikah sirri daripada berz1n4. 

Istri pertama Darren bernama Angelica, berasal dari keluarga pengusaha sudah hilang mahkotanya ketika melakukan malam pertama dengannya. Dan sudah lima tahun pernikahan, Angelica tak juga hamil. Oleh karena itu, kedua orang tua Darren menyarankan anak semata wayangnya untuk menikah lagi. Tentunya dengan gadis baik-baik. 

Sabrina menyeka lelehan air mata. Gadis malang yang dipaksa ayahnya untuk menyewakan rahim pada Darren, tak kuasa menahan isak tangis. Masih teringat jelas, permintaan ayah kandung Darren ketika menyambangi rumah mereka. 

"Kalau kamu mau menikah dengan anak saya dan memberinya keturunan, tidak hanya utang ayahmu yang lunas tapi kami juga akan memberimu uang dua ratus juta asalkan kamu terbukti masih per4wan dan bisa memberikan keturunan. Jika salah satu atau keduanya tidak ada, maka utang kalian menjadi berlipat-lipat. Kami tidak akan segan-segan menyeret kamu dan ayahmu ke penjara," ancam Sugeng Wirawan saat pertama kali bertemu dengan Sabrina. Sabrina tidak punya pilihan lain, selain meng-iya-kan permintaan Pak Sugeng. 

"Ba-baik, Tuan. Saya mau menyewakan rahim ini." Dengan berlinang air mata, Sabrina mengambil keputusan. 

"Sekarang tanda tangani surat perjanjian itu, lalu lusa kamu harus menikah dengan Darren." Pak Sugeng memberi perintah. 

Entah berapa jumlah utang Sudarso -ayah kandung Sabrina- sehingga merelakan rahim anak semata wayangnya untuk disewakan pada anak pengusaha itu. 

Pernikahan Darren dengan Angelica belum juga dikaruniai keturunan. Hal itu yang membuat pak Sugeng rela mengeluarkan dua ratus juta untuk menyewa rahim Sabrina, gadis yang dia temui di daerah perkebunan teh Bogor. 

Dua ratus juta, bagi Sabrina uang yang sangat banyak tetapi bagi keluarga Wirawan, uang segitu tidak seberapa, mengingat Jumlah kekayaan mereka mencapai trilliun-an 

"Aku ingin main lagi. Aku mau kamu yang pegang kendali. Aku ingin segera punya anak dari rahimmu." Sabrina tergagap, mendengar suara Darren. 

Sabrina tak menanggapi ucapan Darren, hanya merunduk sembari meremas selimut dengan kuat. Percintaan yang tidak didasari cinta terasa menyakitkan. Meski perlakuan dan s3ntuhan Darren sangat lembut. Namun sungguh, Sabrina tak merasakan kenikm4tan seperti yang dirasakan lelaki itu. 

"Kamu gak denger aku, Sabrina?" 

Darren mengangkat dagu Sabrina. Menyuruh memandangnya. 

"Dengar, Tuan. Ta-tapi, itu saya masih sakit," jawab Sabrina lirih. 

Darren melepaskan cekalan pada dagu gadis yang dinikahi hanya untuk mengandung dan melahirkan anaknya saja. 

"Ya sudah, kamu sekarang tidur. Besok pagi, baru kita main lagi sebelum ke rumah utama."

Sabrina bernapas lega. Paling tidak, menjelang pagi, ia bisa beristirahat tanpa gangguan Darren. 

---

"Tuan, boleh saya bertanya?" ucap Sabrina ketika mereka berada di dalam mobil mewah yang mengantarkan ke rumah utama. 

"Boleh. Tanya saja," jawab Darren santai. Hatinya begitu bahagia. Beban di kepala seolah terlepas jika selesai meny3ntuh tubuh Sabrina. 

"Ka-kalau saya udah hamil, udah melahirkan, pernikahan ini akan berakhir?" 

Sabrina sangat berhati-hati. Dia takut pertanyaannya menyinggung perasaan Darren. 

"Menurut orang tuaku begitu. Bukannya kamu udah tanda tangani surat kontrak perjanjian?" 

Darren menoleh, menatap wanita yang telah sah menjadi istri keduanya. 

Sabrina mengangguk, "Iya." Sebulir air mata lolos membasahi wajah. 

Mereka memang belum bisa saling mencintai. 

Kesedihan Sabrina bukan karena berakhir pernikahan mereka akan tetapi Sabrina merasa berdosa sudah mempermainkan ikatan pernikahan. 

Darren merangkul pundak Sabrina. "Apa yang membuatmu menangis, Sabrina?"

Sabrina menyeka lelehan air mata. Menarik napas panjang. 

"Saya ... Saya gak mau mempermainkan pernikahan ini. Saya tau, pernikahan ini terpaksa dan dipaksa. Tapi, apa enggak bisa pernikahan ini tetap bertahan walaupun saya sudah memberimu keturunan?" 

Darren tidak langsung menjawab. Ia menelan saliva. Menghela napas berat. 

"Apa yang membuatmu ingin tetap mempertahankan pernikahan kita? Apa kamu ... kamu udah jatuh cinta padaku?" 

Darren mengerlingkan sebelah mata, senyum manis terlihat di wajah tampannya. Ia berusaha menggoda Sabrina. 

"Bukan. Bukan begitu, Tuan." Sabrina menggelengkan kepala berulang kali. 

"Lalu?" Sebelah alis Darren terangkat. 

"Saya ... saya gak mau pernikahan kontrak. Dalam keyakinan saya, pernikahan kontrak hukumnya haram. Maafkan saya, sebelumnya gak baca dulu surat perjanjian itu. Baru tadi saya membaca dengan teliti. Saya minta maaf, Tuan."

Sabrina menyeka lelehan air mata dengan ujung jilbab dikenakan. 

"Oh begitu. It's oke. Kita akan mempertahankan rumah tangga ini. Tapi bagaimana dengan dua ratus juta? Bukannya dua ratus juta itu untuk menyewa rahimmu? Apa kamu akan mengembalikan uang itu kalau pernikahan kita tetap bertahan selamanya?"

Déplier
Chapitre suivant
Télécharger

Latest chapter

Plus de chapitres

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

commentaires

AlexandraDiane
AlexandraDiane
I'm hook with the story, waiting for more chapter......
2022-10-29 17:37:12
1
0
75
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status