ผู้หญิงของมาเฟีย

ผู้หญิงของมาเฟีย

last updateآخر تحديث : 2025-12-12
لغة: Thai
goodnovel18goodnovel
10
2 تقييمات. 2 المراجعات
49فصول
598وجهات النظر
قراءة
أضف إلى المكتبة

مشاركة:  

تقرير
ملخص
كتالوج
امسح الكود للقراءة على التطبيق

เธอจะใช้หนี้ฉันยังไงพ่อของเธอหนีไปแล้ว?อยู่ดีๆก็มีผู้ชายคนหนึ่งโผล่มา และถามอันนาด้วยคำถามว่าจะใช้หนี้แทนผู้มีพระคุณอย่างไร "จะหาเงินใช้หนี้หรือจะไปอยู่กับฉันที่คฤหาสน์ทำงานใช้หนี้จนกว่าฉันจะพอใจ..!"

عرض المزيد

الفصل الأول

หนี้รัก

Debaran di dada Aara terasa begitu keras, saat kedua telinganya mendengar suara langkah kaki yang datang semakin dekat menuju ke arah kamarnya.

Ketika pintu terbuka, senyum tipis pun mulai terukir di bibir mungilnya, dia lalu memeluk erat kedua lututnya kala menyadari sosok pria yang sudah ditunggunya itu kini sudah berada satu ruangan dengannya.

Perasaan tak karuan mulai menguasainya. Karena mengingat ini adalah malam pertamanya setelah upacara pernikahan dilakukan.

Meskipun begitu, Aara yang diselimuti rasa malu tetap memberanikan diri untuk melirik pada sosok pria tinggi yang berjalan mendekatinya itu.

Pria itu menggulung lengan kemeja hitamnya, menunjukkan otot kekarnya yang membuat wanita mana pun tergoda.

Kepala Aara semakin menengadah, hingga membuat kedua netranya bisa melihat sosok pria yang saat ini sudah menjadi suaminya itu.

Pria tampan, dengan rambut sehitam langit malam, wajahnya bersinar bagaikan bintang, alis yang tebal, mata yang sedikit sipit dengan manik matanya yang berwarna coklat. Keindahannya itu dilengkapi dengan garis wajah tegasnya juga bibirnya yang tipis.

Aara merasa kesempurnaan pria ini tidak nyata, dan pria seperti ini adalah suaminya.

Pada awalnya, Aara tidak menyangka jika akan mendapatkan lamaran dari Zayden.

Dia merasa terkejut, dan curiga. Namun, kata-kata manis Zayden meluluhkannya.

Zayden bahkan mengatakan, dan berjanji jika Aara mau menikahinya. Maka kehidupannya akan berubah. Dia akan membawa dunia baru pada Aara, dan dia pasti mendapatkannya.

Aara yang di saat itu memang tengah terpuruk dalam kehidupannya, merasa semakin terpesona dengan ucapan Zayden. Hingga tanpa ragu, dia pun menerima lamarannya dan menikahi pria ini.

Tanpa sadar, Aara terus menatap Zayden. Pria itu tersenyum miring, lalu membungkuk mendekatkan wajahnya pada Aara.

“Mau sampai kapan kau melihatku?”

Deg!

Aara tersentak, dia tersadar lantas menjauhkan wajahnya.

Matanya melebar, karena baru menyadari posisi wajah Zayden yang tadi amat dekat dengannya.

Aara menunduk, menyembunyikan wajahnya yang memerah karena rasa malu.

Namun, tanpa Aara sadari. Ekspresi wajah Zayden justru berubah. Begitu bengis, begitu dingin. Seakan dia siap menyergap mangsa di depannya itu.

“Apa kau pikir, aku akan menyentuhmu?”

Deg!

Apa yang Zayden katakan itu, tentu saja membuat Aara terkejut. Dia menoleh cepat pada Zayden, dengan ekspresi tidak mengerti.

“Maksud Anda?” tanyanya.

“Kau pikir, aku akan menyentuh wanita kotor sepertimu?”

Keterkejutan Aara semakin terlihat, kala mendengar ucapan Zayden selanjutnya. ‘Wanita kotor?’ batinnya.

“Lebih dari itu, aku memiliki kejutan untukmu. Bangun dan ikutlah denganku!” serunya.

Aara masih merasa bingung, dia benar-benar tidak mengerti dengan semua ini. Kenapa ucapan Zayden tiba -tiba begitu kasar padanya, kenapa dia menjadi orang yang berbeda. Dan sekarang, tiba-tiba dia ingin memberinya kejutan?

Namun, meskipun begitu Aara pun menurut. Dengan gaun pengantin yang masih melekat di tubuhnya, Aara berjalan mengikuti Zayden.

Karena gaun yang begitu panjang hingga menyusur tanah, membuat Aara kesulitan untuk menyeimbangkan langkahnya dengan Zayden. Bahkan dia sampai harus berlari kecil, agar tidak tertinggal langkah Zayden.

Sementara di depannya, sesekali Zayden melirik Aara dengan smirk yang dia ukir di bibirnya. Seakan dari smirk itu, memberi tahu hal apa yang sebentar lagi akan terjadi.

“Tuan, bisakah Anda pelan sedikit. Saya kesulitan,” pintanya.

Tapi, sepertinya Zayden tidak peduli. Terbukti dari langkahnya yang masih begitu lebar.

Mereka lalu menuruni anak tangga, dan tiba di lantai satu.

Langkah kaki Zayden terhenti, begitu pun dengan Aara.

Nafasnya begitu tersengal, karena kelelahan mengikuti Zayden.

“Saat upacara pernikahan, bukankah kau terus mencari ayahmu?”

Aara menoleh, dia menatap Zayden lalu mengangguk.

“Kalau begitu lihatlah ke sana.”

Mendengar itu, Aara pun mengikuti arah pandang Zayden.

Manik mata hitamnya itu, menemukan sesosok pria tinggi dengan tubuh berisi berdiri tak jauh darinya, dengan posisi memunggunginya.

Mata Aara menyipit, mencoba mengenali sosok itu.

“Ayah,” ujarnya.

Dua pria berjas hitam yang mendampingi ayahnya itu lalu membalikkan paksa tubuh Hendra, hingga berhasil menghadap Aara.

Saat itu, Aara terbelalak. Ketika melihat wajah ayahnya yang penuh dengan luka.

“Ayah,” gumamnya kaget.

“Bukankah kalian saling ingin bertemu, aku memberikan kesempatan itu. Pergi, dan temuilah ayahmu. Buatlah drama mengharukan di depanku,” ujar Zayden angkuh.

Aara masih terdiam, karena sebenarnya dia masih belum mengerti. Sementara Hendra mulai melangkah pelan menghampirinya.

Namun tiba-tiba ... Brugh!

Aara terkejut saat satu orang pria berjas itu menendang tubuh ayahnya dari belakang hingga ayahnya itu terjatuh.

“Ayah!” seketika Aara pun berteriak, dia berlari dan menghampiri tubuh ayahnya yang sudah tampak begitu lemah.

“Ayah, apa Ayah tidak papa?” Dia lalu menoleh pada dua orang berjas itu dengan tatapan marah. “Apa yang kalian lakukan, dia adalah ayahku. Itu artinya dia adalah ayah mertua dari bos kalian! Di mana sopan santun kalian!” lanjutnya.

“Ha, hahahahaha!”

Suara tawa itu, sontak membuat Aara terdiam.

Dengan perasaan kagetnya, dia mulai mengangkat wajahnya. Melihat pada sosok Zayden.

Dan ternyata pendengarannya itu tidak salah, suara tawa itu memang berasal dari suaminya.

“Tu-tuan?” ujarnya bingung.

Zayden melangkah, mendekat pada posisi di mana Aara berada saat ini. Tangan kokohnya lalu terulur, meraih rambut hitam bergelombang milik Aara.

“Kau pikir, siapa yang memberikan perintah itu pada mereka?”

Wajah Aara tak henti-hentinya menunjukkan raut terkejut. Matanya menyipit, keningnya berkerut mencoba mencerna maksud ucapan Zayden. Hingga kemudian ...

“Tu-tuan, maksud Anda? Andalah yang menyuruh mereka melakukannya?”

Zayden tersenyum, namun senyum itu penuh dengan aura mengerikan. “Benar, akulah yang menyuruh mereka melakukannya,” jawabnya.

“A-apa?” Suara Aara hampir tidak terdengar karena saking terkejut dan tidak percayanya atas apa yang baru saja Zayden katakan. “A-apa itu artinya Anda juga ....”

Zayden kembali mengangguk. “Benar, aku juga yang menyuruh mereka memukulinya. Hingga babak belur.”

Deg!

Sekali lagi, Aara merasa terkejut dan tidak percaya dengan apa yang didengarnya. “A-anda ... Anda pasti berbohong, kan?”

“Apa untungnya aku berbohong?” tanya balik Zayden.

Mendengar itu, Aara tidak bisa berpikir dengan jernih. Hanya air mata saja yang bisa menunjukkan perasaannya saat ini.

“Tapi kenapa?” tanyanya parau.

“Karena aku membencimu!” jawab Zayden dengan tatapan tajam.

Jederrrrr!

Aara merasa, baru saja ada sambaran petir yang menghantam tubuhnya dengan begitu keras.

Hingga tubuhnya terasa kaku, dan otaknya tidak bisa mencerna apa yang baru saja telinganya ini dengar.

“Kenapa? Kenapa Anda membenci saya, apa alasannya?”

“Kau yakin masih bertanya alasannya?”

“Karena saya tidak mengerti, saya bingung. Jika Anda membenci saya, lalu kenapa Anda menikahi saya? Sebenarnya apa yang Anda inginkan, siapa Anda sebenarnya?!”

“Kau tanya apa yang aku inginkan? Keinginanku adalah, membuatmu menderita. Sampai kau merasa tidak ingin hidup lagi di dunia ini! Aku akan merubah hidupmu bagai di neraka, bahkan neraka paling dalam. Agar kau tahu, apa itu rasa sakit!”

Pupil mata Aara melebar, benarkah apa yang baru saja dia dengar. Jadi, inilah janji Zayden yang akan merubah hidupnya.

Bukan ke arah yang lebih baik, tapi dia akan membuat hidupnya jauh lebih buruk dari kehidupannya dulu.

Tubuh Aara melemas, dan luruh jatuh ke lantai. Air matanya sudah berderai hebat. Apa yang sudah dia lakukan, apa hal yang dia buat hingga bisa menyinggung pria ini. Dia sungguh tidak mengerti.

Aara lalu menggeleng. Bagaimana pun dia masih tidak mengerti dengan situasi ini, karenanya dia tidak bisa menerimanya.

“Saya tidak menerima pernikahan ini,” ujarnya kemudian. Seraya mendongak, melihat pada Zayden. “Saya akan membatalkannya!” lanjutnya tegas.

Namun, apa yang Aara katakan itu justru membuat Zayden memberikan senyum ejekan padanya.

“Kau pikir bisa melakukannya?”

“Kenapa tidak bisa, pernikahan ini baru saja dilangsungkan. Karena itu, saya akan berusaha untuk mengakhirinya!”

“Cih, sayangnya. Itu hanya angan-anganmu saja.” Zayden lalu meminta dokumen bermap biru dari sekretarisnya Sam.

Dia lalu melempar dokumen itu pada Aara hingga tepat mengenai wajahnya sebelum akhirnya dokumen itu jatuh ke lantai.

Aara yang terkejut lantas menunduk, menatap dokumen itu dengan wajah bingung.

“Ambil dan baca dokumen itu dengan benar!” seru Zayden dengan suara memerintah.

Aara yang memang merasa penasaran pun mengambil dokumen itu lalu membacanya dengan begitu serius.

Matanya melebar, kala menyadari isi dari dokumen itu sebenarnya.

“Dilihat dari ekspresimu, sepertinya kau sudah paham.”

Aara mendongak, dengan tatapan tidak percaya yang kembali dia perlihatkan. “Dokumen perjanjian pembayaran hutang?” tanyanya kemudian.

Zayden mengangguk.

“Benar, itu adalah dokumen perjanjian pembayaran hutang antara aku dan ayahmu. Ayahmu setuju untuk melakukan pertukaran denganku, aku akan membayar lunas semua hutangnya dengan syarat dia menyerahkanmu padaku. Dan setelah perjanjian ini ditanda tangani, dia tidak berhak lagi atasmu. Karena kau sudah sepenuhnya menjadi milikku,” jelasnya.

Aara merasa tidak percaya, bahwa ayahnya akan tega melakukan ini padanya. Dia lantas menoleh, dan melihat ekspresi ayahnya yang penuh dengan penyesalan.

“A-ayah?” ujarnya dengan suara bergetar.

“Maafkan ayah Aara, ayah menyesal.”

Hancur sudah, Aara merasa hidupnya ini benar-benar sudah berakhir. Dia merasa semua yang didengarnya saat ini hanyalah ilusi. Ini semua tidak benar.

Aara menggeleng, dia tidak bisa menerima ini. Kenapa dia merasa tertipu, tidak! Lebih tepatnya dia memang tertipu. Zayden, pria ini sudah berhasil menipunya.

“Bawa pria tua itu menjauh dari hadapanku!” titah Zayden pada kedua anak buahnya.

Mereka pun mengangguk, dan membawa Hendra pergi dari sana.

“Aara, maafkan ayah. Ayah minta maaf Aara!” ujar Hendra dengan berteriak, kala jaraknya dan Aara sudah semakin jauh.

Aara tidak menoleh, dia hanya menunduk. Merenungi hidupnya yang hancur lebur.

Zayden yang melihat itu tampak terdiam, dia menatap Aara dengan penuh rasa benci. Seakan dari tatapannya itu tidak ada hal lain, selain kebencian.

Dia lalu meraih tangan Aara. Membalikkan tubuhnya secara kasar, hingga Aara meringis kesakitan.

Zayden menunduk, menaruh wajahnya itu di samping kiri telinga Aara dan membisikkan sesuatu di sana.

“Lihat itu, ayahmu yang menjualmu padaku. Sekarang, kau adalah tawananku. Hiduplah di neraka ini, sampai kau mati. Karena sampai kapan pun. Kau tidak akan bisa lepas dariku!”

Brrrrhh!

Seketika Aara merinding, ketika merasakan panas nafas Zayden yang mengenai daun telinganya. Ditambah apa yang Zayden katakan, membuatnya tidak bisa menahan ketakutan yang saat ini hatinya rasakan.

توسيع
الفصل التالي
تحميل

أحدث فصل

فصول أخرى

المراجعات

Julailak Jindapol
Julailak Jindapol
ชอบเรื่องนี้
2025-09-06 07:32:05
0
0
Julailak Jindapol
Julailak Jindapol
ลงต่ออีกได้ไหมค่ะ
2025-09-06 07:31:30
0
0
49 فصول
หนี้รัก
มาร์คัส คอร์วิโน่ ในวัยสี่สิบปี เป็นชื่อที่สั่นสะเทือนไปทั่ววงการใต้ดิน เขาคือเจ้าพ่อมาเฟียที่กุมอำนาจเบ็ดเสร็จในทุกตารางนิ้วของเมืองแห่งนี้ ใบหน้าคมเข้มกร้าวแกร่ง นัยน์ตาคมกริบที่สามารถสะกดทุกสิ่งให้อยู่ภายใต้คำสั่ง ร่างกายที่เต็มไปด้วยรอยสักบ่งบอกเรื่องราวชีวิตอันโชกโชน และความดิบเถื่อนที่ซ่อนอยู่ภายใต้เสื้อสูทสั่งตัดจากอิตาลี ทำให้ผู้หญิงทุกคนแทบจะคลานขึ้นเตียงกับเขา เพียงเพื่อสัมผัสกับความเร่าร้อนที่เลื่องลือเสียงเพลงจังหวะเร้าใจจากคลับหรูยามราตรีดังอื้ออึงไปทั่ว มาร์คัส คอร์วิโน่ นั่งเท้าแขนอยู่บนโซฟาหนังสีดำสนิท สายตาคมกริบกวาดมองไปทั่วบริเวณ ก่อนจะหยุดลงที่ร่างอรชรของ คลอเดีย เธอเดินเข้ามาหาเขาด้วยท่วงท่าเย้ายวน รอยยิ้มพราวเสน่ห์ประดับอยู่บนริมฝีปากอวบอิ่ม ชุดราตรีผ่าสูงเผยให้เห็นเรียวขายาวสวยงามทุกย่างก้าว"รอนานไหมคะที่รัก?" คลอเดียทรุดตัวลงนั่งข้างๆ มือเรียวเลื่อนไปสัมผัสต้นขาของเขาอย่างแผ่วเบามาร์คัสยกยิ้มมุมปาก เขาไม่เคยเรียกเธอว่า "ที่รัก" และเขาก็รู้ดีว่าคำนี้เป็นเพียงแค่ฉากหน้าสำหรับค่ำคืนที่กำลังจะมาถึง "ไม่นานหรอก" เสียงทุ้มต่ำของเขาตอบกลับ ความหยาบกร้านเล็กน้อ
اقرأ المزيد
ดับฝัน
จนกระทั่งเธอปรากฏตัว...หญิงสาวธรรมดาคนหนึ่งที่ไม่ได้มีอะไรโดดเด่นไปกว่าผู้หญิงคนไหนๆ แต่กลับทำให้หัวใจที่เย็นชาของมาร์คัสสั่นคลอนอย่างไม่น่าเชื่อเธอชื่อ อันนา หญิงสาววัยยี่สิบต้นๆ ที่ต้องแบกรับภาระหนี้ก้อนโตจากพ่อที่ติดการพนันอย่างหนัก หนี้ที่ทำให้เธอต้องมาอยู่ตรงหน้าของมาร์คัส คอร์วิโน่ ผู้ชายที่ทั้งน่าเกรงขามและอันตรายที่สุดเท่าที่เธอเคยเจอวันนั้น อันนายืนตัวสั่นอยู่ในห้องทำงานสุดหรูของมาร์คัส แอร์คอนดิชันที่เย็นเฉียบไม่ได้ช่วยลดความประหม่าของเธอลงได้เลย สายตาคมกริบของเขากวาดมองเธอตั้งแต่ศีรษะจรดปลายเท้า เหมือนกำลังประเมินสินค้าชิ้นหนึ่ง หัวใจของลัลนาเต้นรัวจนแทบทะลุออกมานอกอก"พ่อของเธอติดหนี้ฉันเท่าไร เธอรู้ใช่ไหม?" เสียงทุ้มต่ำของมาร์คัสเอ่ยขึ้น ทำลายความเงียบที่น่าอึดอัดอันนาพยักหน้าช้าๆ "ค่ะ...หนึ่งล้านบาท" เสียงของเธอแผ่วเบาจนแทบไม่ได้ยินมาร์คัสยกยิ้มมุมปาก เผยให้เห็นเขี้ยวที่ซ่อนอยู่ "แล้วเธอจะเอาอะไรมาใช้หนี้ให้ฉัน ในเมื่อพ่อของเธอหนีหายไปแล้ว..?"อันเม้มปากแน่น ความสิ้นหวังเข้าครอบงำ เธอไม่มีทางเลือกอื่นนอกจากต้องเผชิญหน้ากับความจริงที่โหดร้ายนี้ "ฉัน...ฉันจะทำงานใช้ห
اقرأ المزيد
พบเจอเจ้าหนี้
อันนาหยิบเอกสารขึ้นมาดู มือของเธอสั่นเทาเมื่อเห็นลายเซ็นของพ่อ และจำนวนเงินมหาศาลที่ระบุอยู่ในนั้น หัวใจของเธอหล่นวูบ ไม่ใช่แค่หนี้สิน แต่ยังรวมถึงความจริงที่ว่าบ้านที่เธอรักกำลังจะถูกยึด"ไม่จริง...เป็นไปไม่ได้" อันนาพึมพำ น้ำตาคลอเบ้า "พ่อฉันไม่เคยบอกเรื่องนี้"คำพูดของเขาดังก้องอยู่ในหัวของอันนา ราวกับเสียงฟ้าร้องที่ผ่าลงมากลางใจ เธอไม่เคยคิดเลยว่าชีวิตที่ดำเนินไปอย่างเรียบง่ายของเธอจะต้องมาเผชิญหน้ากับความจริงอันโหดร้ายเช่นนี้ หนี้ที่มองไม่เห็น กำลังจะกลืนกินทุกสิ่งทุกอย่างของเธอไปฝัน.."ฉันให้เวลาเธอ 1 สัปดาห์หาเงินทั้งหมดมาคืนฉันแต่ถ้าคืนไม่ได้...."มาร์คัสเวรคำพูดขาดช่วงไว้สักนิดใช้มือหนาจับไปที่คานเล็กๆแล้วเชยชมใบหน้าที่ดูธรรมดาแต่กลับมีแรงดึงดูดมหาศาลทำให้เขาอยากจะเล่นกับลูกหนี้ตรงหน้า"ไม่งั้นอะไรคะ.!" อันนาพยายามทำเสียงนิ่งเธอรู้ว่าเธอคงไม่มีทางหายเงินมากมายแบบนั้นมาได้แน่นอนแต่เธอก็จะยอมให้บ้านหลังสุดท้ายที่แม่ทิ้งเอาไว้ให้ตกไปเป็นของเจ้านี่น่าเลือดอย่างคนตรงหน้าแน่นอน"ไม่งั้นเธอต้องทำงานใช้หนี้ให้กับฉัน ฉันมีตัวเลือกให้เธอไม่เยอะหรอกนะแล้วอีก 1 อาทิตย์ฉันจะส่งคนรับเธอ""เ
اقرأ المزيد
ข้อเสนอที่มิอาจปฏิเสธ
อันนาเงยหน้ามองมาร์คัส ใบหน้าคมเข้มของเขายังคงไร้ซึ่งอารมณ์ใดๆ แต่แววตาคู่คมนั้นกลับจับจ้องเธอราวกับจะทะลุปรุโปร่ง อันนาเม้มริมฝีปากแน่น เธอกำถุงผ้าที่บรรจุเงินสามแสนบาทไว้แน่น ราวกับว่ามันเป็นสิ่งเดียวที่ยึดเหนี่ยวเธอไว้จากความกลัว"คุณมาร์คัสคะ..." อันนาเริ่มพูดเสียงแผ่ว พยายามรวบรวมความกล้า "อันนามีเงินมาให้คุณสามแสนบาทค่ะ" เธอพยักหน้าไปที่ถุงผ้าในมือมาร์คัสเลิกคิ้วขึ้นเล็กน้อย แววตาของเขาดูเหมือนจะมีความประหลาดใจเจืออยู่จางๆ "สามแสน?" เขาทวนคำ ราวกับไม่เชื่อหูตัวเอง แล้วเสียงหัวเราะในลำคอก็หลุดออกมาอย่างเย้ยหยัน "เธอคิดว่าเงินแค่นี้จะพอสำหรับหนี้ทั้งหมดที่พ่อเธอสร้างไว้เหรอ อันนา?"น้ำเสียงของเขานั้นเย็นชาและดูถูก ทำให้หัวใจของอันนาชาวาบ เธอรู้ดีว่ามันไม่พอ แต่เธอมีเพียงแค่นี้จริงๆ"อันนารู้ค่ะว่ามันไม่พอ... แต่นี่คือทั้งหมดที่อันนามีในตอนนี้ค่ะ อันนาทำงานหาเงินมาได้แค่นี้จริงๆ" อันนาพยายามอธิบาย น้ำเสียงสั่นเครือ "ส่วนที่เหลือ... อันนาจะทำงานใช้ให้คุณทุกอย่างค่ะขอเวลาให้อันนาสักนิดนะคะอันนาเหลืออีกแค่ 1 เทอม"" อันนาจะเรียนจบแล้วหาเงินมาใช้หนี้คุณมาร์คัสนะคะอันนาสัญญา"อันนาเง
اقرأ المزيد
ค่ำคืนแรก
แม่บ้านป้าสมศรีพาอันนามาที่ห้องพัก ใบหน้าขอป้าสมศรีเต็มไปด้วยความเห็นอกเห็นใจแต่ก็ปะปนไปด้วยความไม่สบายใจ อันนารู้สึกได้ถึงความรู้สึกที่ป้าสมศรีมีต่อเธอ แต่ก็ไม่กล้าเอ่ยถามอะไรออกไป เพราะกลัวว่าการพูดคุยมากเกินไปจะทำให้เธอต้องเจอเรื่องยุ่งยาก"คุณหนูอันนาคะ คุณมาร์คัสสั่งให้ดิฉันเตรียมชุดสำหรับมื้อค่ำให้ค่ะ" ป้าสมศรีพูดพลางเดินไปที่ตู้เสื้อผ้าขนาดใหญ่ เธอดึงชุดเดรสผ้าไหมสีน้ำเงินเข้มตัวหนึ่งออกมา มันเป็นชุดที่เรียบหรู แต่เผยให้เห็นสัดส่วนของผู้สวมใส่ได้อย่างพอดิบพอดีอันนารับชุดมาถือไว้ในมืออย่างเลื่อนลอย ชุดนี้ดูเหมือนจะแพงกว่าเสื้อผ้าทั้งหมดที่เธอเคยมีรวมกันเสียอีก "ขอบคุณค่ะคุณป้าสมศรี" อันนาตอบเสียงแผ่วเบาเรากลับมีแต่กายหยาบแต่วิญญาณได้หลุดลอยออกไปจากร่างของเธอ"คุณหนูแต่งตัวเถอะค่ะ เดี๋ยวใกล้เวลาอาหารเย็นดิฉันจะกลับมาตาม" ป้าสมศรีบอก ก่อนจะเดินออกจากห้องไป ทิ้งให้อันนาอยู่กับความรู้สึกสับสนและหวาดกลัวอันนาทิ้งตัวลงนั่งบนเตียงนุ่ม พลางมองชุดเดรสในมือ เธอรู้ดีว่ามื้อค่ำนี้คงไม่ใช่แค่การทานอาหารธรรมดา แต่มันคือการเริ่มต้นของ "การทำงานใช้หนี้" ที่มาร์คัสพูดถึง อันนาสูดหายใจลึก พ
اقرأ المزيد
แรงปรารถนาที่ไร้ซึ่งใจ
อันนาก้าวเท้าเข้ามาในห้องนอนอย่างเชื่องช้า แต่ละย่างก้าวหนักอึ้งราวกับมีโซ่ตรวนถ่วงขา เธอได้ยินเสียงประตูปิดลงด้านหลังเบาๆ แต่กลับรู้สึกเหมือนเสียงฟ้าร้องที่ผ่าลงมา กลางใจ มาร์คัสยังคงยืนอยู่ข้างเตียง สายตาคมกริบจ้องมองเธอไม่วางตา อันนาสัมผัสได้ถึงแรงกดดันมหาศาลที่แผ่ออกมาจากตัวเขา มันทำให้เธอหายใจติดขัด"มานี่" มาร์คัสเอ่ยเสียงทุ้มต่ำอีกครั้ง คราวนี้ไม่มีคำขู่ แต่กลับมีน้ำเสียงบังคับที่แฝงด้วยความอดทนที่เริ่มหมดลงอันนากลืนน้ำลายลงคออย่างยากลำบาก เธอพยายามรวบรวมเศษเสี้ยวของความกล้าทั้งหมดที่มี เดินเข้าไปหาเขาอย่างสั่นเทา เมื่อมาถึงข้างเตียง อันนาหยุดยืนนิ่ง ไม่กล้าขยับไปไหนต่อมาร์คัสใช้มือหนาจับต้นแขนเรียวของอันนาอย่างแผ่วเบา แต่กลับเต็มไปด้วยอำนาจ เขาออกแรงดึงเธอเบาๆ ให้อันนาทรุดตัวลงนั่งบนขอบเตียง อันนาก้มหน้าลง ไม่กล้าสบตาเขา ภาพใบหน้าของพ่อที่ผิดหวังและเสียงสะอื้นของแม่ที่ตรอมใจยังคงวนเวียนอยู่ในหัว เธอรู้สึกเจ็บปวดและละอายใจกับสถานการณ์ที่กำลังจะเกิดขึ้น"เงยหน้าขึ้น" มาร์คัสสั่งเสียงเรียบ อันนาลังเล แต่เมื่อรู้สึกถึงแรงบีบที่แขน เธอก็จำใจเงยหน้าขึ้นช้าๆ ดวงตากลมโตที่บวมช้ำจา
اقرأ المزيد
ค่ำคืน
ความดิบเถื่อนและความหิวกระหายของมาร์คัสถูกปลดปล่อยออกมาอย่างเต็มที่ เขาไม่ใช่คนอ่อนโยน และไม่ได้ต้องการความอ่อนโยนจากเธอ"อย่าร้องออกมาให้ฉันได้ยินฉันไม่ชอบ.!"มาร์คัสที่ได้ยินเสียงสะอื้นจากอันนาที่นอนอยู่ใต้ล่างของเขาก็สั่งเสียงแข็งด้วยความอารมณ์เสีย นี่เขาน่ารังเกียจขนาดนั้นเลยหรือไงอันนาถึงได้ร้องไห้เพียงพอได้นอนกับเขามันยิ่งทำให้เขารู้สึกเสียฟอร์มสุด ๆ "ถ้าไม่อยากให้อันนาทำในสิ่งที่คุณไม่ชอบคุณก็ปล่อยอันนาสิคะ.ฮึก..ฮื่อ ปล่อยซิค่ะปล่อย..!"ทั้งเสียงร้องเสียงโวยวายปนสะอึกสะอื้นไม่ได้ทำให้มาคัดสงสารอันนาขึ้นมาเลยสักนิดตอนนี้เขาอยากจะสั่งสอนคนปากดีอย่างอันนาให้รู้ว่าอย่าพยศกับเขาอันนาพยายามจะตีฝีปากทั้งที่ตัวเองไม่มีอะไรสามารถต่อรองได้เลยแม้แต่นิดเดียวแค่มาทัชกระดิกนิ้วเดียวอันนาก็คงกลายเป็นปุ๋ย"ดี.! พยศแบบนี้ฉันชอบ" มีเพียงความต้องการทางกายที่เข้าครอบงำ ราวกับสัตว์ป่าที่กำลังล่าเหยื่อ อันนารับรู้ถึงทุกสัมผัส ทุกการเคลื่อนไหวของเขา ราวกับกำลังตกอยู่ในพายุที่โหมกระหน่ำอย่างบ้าคลั่ง เธอเป็นเพียงตุ๊กตาที่เขาจะทำอะไรก็ได้ตามใจปรารถนา "กรี๊ด เจ็บ ...! ฮื่อ เอาออกไปไม่เอาแล้วเอาหน้าเจ
اقرأ المزيد
เริ่มต้นโซ่ตรวนพิศวาส
ความอบอุ่นจากร่างกายเปราะบางนี่เป็นครั้งแรกที่มาร์คัสได้นอนกอดผู้หญิงคนหนึ่งบนเตียงของเขาเขาไม่เคยอนุญาตให้ใครหรือคู่นอนคนไหนเข้ามาเหยียบในคฤหาสน์หลังงามมาร์คัสใช้มือหนาเกลี่ยผมสวยของอันนาเหน็บไปที่ใบหูเพื่อดูใบหน้าที่สวยงามของเธอได้เต็มตาหน้าตาที่ดูธรรมดาแต่งแต้มเล็กน้อยก็สวยจนกินใจมาทัศไม่เคยรู้สึกแบบนี้กับผู้หญิงคนไหนมาก่อน"เธอเป็นของฉันและจะเป็นแบบนี้ตลอดไป" มาร์คัสที่นอนอยู่ก็พูดเบาๆที่ข้างหูของอันนา ร่องรอยของค่ำคืนที่ผ่านมา มาร์คัส มองดูช้าๆ สายตาคมกริบกวาดมองไปทั่วผืนผ้าปูที่นอนสีขาวสะอาด ก่อนจะหยุดลงที่รอยด่างสีแดงเข้มที่ปรากฏเป็นจ้ำๆ บนผ้าปูนั้นรอยเลือด...ไม่ใช่แค่บนผ้าปูที่นอน แต่เมื่อเขาลุกขึ้นเพื่อไปทำความสะอาดร่างกาย รอยเลือดนั้นยังเคลือบติดอยู่บนแท่งเอ็นของเขา อย่างชัดเจน มาร์คัสหยุดชะงักไปชั่วครู่ แววตาที่มักจะเยือกเย็นไร้อารมณ์ฉายแววประหลาดใจระคนกับความรู้สึกบางอย่างที่เขาเองก็ไม่อาจเข้าใจอันนา...บริสุทธิ์!คำนี้ผุดขึ้นมาในความคิดของเขาอย่างไม่คาดฝัน ตลอดชีวิตที่ผ่านมา ผู้หญิงที่ผ่านเข้ามาในชีวิตเขาล้วนแต่มีประสบการณ์โชกโชน ไม่เคยมีใครที่เขาได้สัมผัสแล้วพบว่าเ
اقرأ المزيد
สายตาที่ท้าทาย
อันนาเดินตามมาร์คัสเข้าไปในห้องประชุมขนาดใหญ่ที่ตกแต่งอย่างหรูหราและทันสมัย ผู้คนในห้องต่างหันมามองที่ประตูเมื่อมาร์คัสก้าวเข้ามา ทุกสายตาเต็มไปด้วยความเคารพและเกรงขาม แต่เมื่อเห็นอันนาที่เดินตามมาข้างหลัง สายตาเหล่านั้นก็เปลี่ยนเป็นความสงสัยและประหลาดใจอันนาอยู่ในชุดเดรสสีขาวที่ป้าสมศรีเตรียมไว้ให้ แม้จะเป็นชุดที่เรียบง่าย แต่ก็ขับเน้นความบริสุทธิ์และสง่างามของเธอได้อย่างลงตัว ผมยาวสลวยถูกปล่อยยาวสยายรับกับใบหน้าหวาน ดวงตาที่ยังคงมีร่องรอยความเศร้าเล็กน้อยกลับยิ่งเพิ่มเสน่ห์อันน่าค้นหาให้กับเธอมาร์คัสเดินนำอันนาไปยังที่นั่งที่จัดเตรียมไว้ให้ อันนาทรุดตัวลงนั่งข้างๆ เขาอย่างเงียบเชียบ พยายามทำตัวให้เป็นส่วนหนึ่งของเฟอร์นิเจอร์ ไม่ให้เป็นที่สังเกตมากเกินไป"เธอฝึกจดรายละเอียดทั้งหมดในการประชุมวันนี้ แล้วกลับไปสรุปให้ฉันฟังที่บ้าน"มาร์คัส กำลังจะสอนให้อันนาทำงานแบบฉบับที่เป็นผู้ช่วยของเขาแทนบอดี้การ์ดของเขาที่ต้องไปทำงานอย่างอื่นแทน"ได้ค่ะคุณมาร์คัส" อันนารับปากอย่างขยันขันแข็งเธอเองก็อยากจะรีบใช้หนี้ให้มาร์คัสให้หมดการประชุมดำเนินไปอย่างเคร่งเครียดและจริงจัง มาร์คัสยังคงแสดงบทบาท
اقرأ المزيد
ราคาที่ต้องจ่าย
คำพูดของคุณเดวิดที่ว่า "ผมเชื่อว่าทุกสิ่งในโลกนี้มีราคา และผมก็พร้อมที่จะจ่าย" จุดประกายไฟโทสะในดวงตาของมาร์คัส แววตาคมกริบที่เคยนิ่งเฉยเมื่อครู่ บัดนี้ลุกโชนไปด้วยความกราดเกรี้ยว ราวกับลาวาที่กำลังปะทุ อันนารู้สึกได้ถึงไอสังหารที่แผ่ออกมาจากตัวเขาอย่างรุนแรงจนเธอแทบจะหายใจไม่ออกมาร์คัสยกยิ้มมุมปากอย่างเหี้ยมเกรียม เป็นรอยยิ้มที่ไม่ได้มีความหมายถึงความสนุกสนาน แต่กลับเต็มไปด้วยอันตรายถึงขีดสุด เขาเอื้อมมือไปหยิบเอกสารสัญญาฉบับหนาที่วางอยู่บนโต๊ะ ซึ่งเป็นเอกสารสำคัญที่ใช้เวลาเจรจากันมานานหลายเดือน และเป็นมูลค่ามหาศาลอันนาคุณว่าสัญญาฉบับนี้มีมูลค่าเท่าไหร่มาร์คัสหันมาถามอันนาซึ่งอันนาได้ข้อมูลคร่าวๆก็คือหลายพันล้านบาทก่อนที่จะเข้าห้องประชุมเธอถูกเขาติวมาบ้างแล้ว"มหาศาลค่ะ หลายพันล้านบาท"อันนาตอบด้วยน้ำเสียงตะกุกตะกักใจของเธอสั่นเพราะเธอเหมือนอยู่ในสนามรบอันนาเธอว่าฉันควรทำยังไงกับสัญญาฉบับนี้ดีมาร์คัสลากเก้าอี้ของอันนามาอยู่ใกล้ตัวของเขาอันดาตกใจทำตัวไม่ถูกเธอทำสีหน้าตื่นตระหนกตกใจแต่เธอก็ชาญฉลาดมากพอที่จะเอาตัวรอดในสถานการณ์นั้นเธอไม่มีสิทธิ์ออกความคิดเห็นใดๆทั้งสิ้นเธอจึงได้พูด
اقرأ المزيد
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status