Perempuan itu mengenakan gaun putih dengan rambut hitam panjang dan kulit putih halus. Usia perempuan itu terlihat sekitar dua puluh tahunan. Sosoknya sangat cantik, bagaikan seorang peri yang keluar dari lukisan. Matanya tampak jernih dan cerah seakan dipenuhi oleh energi spiritual. “Apa yang terjadi?” tanya perempuan itu setelah melihat kondisi Harzea yang berantakan.“Dewi Agung Merzia, jadi begini kejadiannya. Tuan Muda Pavilion Pil datang lalu menghajarku sampai seperti ini,” jawab Harzea. “Tuan Muda Pavilion Pil?”Merzia cukup terkejut lalu bertanya, “Sekte Jagat tidak pernah bermusuhan dengan Pavilion Pil. Lalu kenapa Tuan Muda Pavilion Pil datang dan memukuli murid Sekte Jagat?”Harzea membuka mulutnya, tapi langsung menutupnya kembali. Dia tampak ragu untuk menceritakan semuanya. “Bicaralah dengan bebas,” ujar Merzia. Harzea berusaha menjelaskan dengan berkata, “Jadi, begini ceritanya. Tiga tahun lalu, ada orang asing yang ingin memasuki Sekte Jagat dan mengatakan kalau di
Read more