เข้าสู่ระบบSekte jagat adalah sekte berbasis keluarga. Pendirinya adalah pemimpin sekte saat ini yang bernama Wuraz Jagat. Wuraz dahulu adalah seorang prajurit liar dan berhasil berkultivasi sampai tingkat Kaisar Semu. Kemudian dia mendirikan Sekte Jagat dan para tetua dari sekte ini adalah anggota inti dari keluarga Jagat.Tetua Agung saat ini adalah ayah dari Wuraz. Namun, Merzia adalah orang luar yang bergabung dengan Sekte Jagat dan bukan anggota keluarga Jagat. Namun, dia memiliki bakat luar biasa, sampai banyak diterima sebagai murid khusus dari para tetua Sekte Jagat dan berhasil berkultivasi sampai tingkat Kaisar Semu. Bahkan dia juga mendapatkan gelar kehormatan Dewi Agung dan posisinya berada tepat di bawah Tetua Agung. Tetua Agung tidak berani menunda kepergiannya menuju aula setelah mendengar kedatangan Tuan Muda Pavilion Pil. Sesampainya di aula utama, Tetua Agung melihat ada banyak orang sekaligus kotak yang terpajang di sana. Dia melihat seorang pemuda yang mengenakan jubah Peram
Merzia merasa kalau Banyu kemungkinan bukanlah Tuan Muda Pavilion Pil jika dilihat dari sikapnya yang sangat merendah di depan Chandra. Bagaimana mungkin seorang tuan muda kelompok ternama bisa menunjukkan sikap yang sangat hormat kepada seorang pemuda dengan kekuatan yang sangat lemah?Tidak lama kemudian, mereka tiba di aula Paviliun Sekte Jagat lalu Merzia berkata, “Kalian tunggulah di sini. Aku akan memanggil Tetua Agung.”Merzia pergi meninggalkan Chandra dan yang lainnya di aula setelah mengucapkan beberapa patah kata. Kemudian Chandra duduk di sebuah kursi dengan santainya lalu mengambil buah dewa dan memakannya. Dia juga melemparkan satu buah dewa kepada Ayu seraya berkata, “Buah ini sangatlah bagus. Makan sebuah saja setara dengan kultivasi selama bertahun-tahun.”Ayu dengan cepat langsung memakan buah itu. “Senior Chandra, sekitar dua ribu tahun lagi akan diadakan perekrutan murid Pavilion Pil. Atas nama Pavilion Pil, aku ingin mengundangmu sebagai juri dari perekrutan ini.
Banyu biasanya akan terfokus kepada sosok perempuan cantik ketika melihatnya. Namun, di depan matanya saat ini ada sosok Chandra yang sangat kuat. Karena Chandra berhasil menghilangkan kekuatan kutukan sebuah dunia sendirian sekaligus mengusir sosok prajurit super kuat. Hal ini membuktikan kalau kekuatan Chandra setidaknya berada di tingkat sembilan Alam kaisar Agung. Banyu sama sekali tidak berani menyinggung seseorang sekuat itu. Karena Pavilion Pil pastinya akan terlibat kalau sampai Chandra marah karena dirinya.Merzia juga tampak terkejut ketika melihat sosok Chandra. Siapa sebenarnya pemuda ini? Kenapa Tuan Muda Pavilion Pil terlihat sangat menghormatinya? Perempuan itu berjalan menghampiri Chandra lalu mengepalkan tangannya memberi hormat seraya berkata, “Namaku Merzia dari Sekte Jagat. Kalau boleh tahu, siapa kamu? Dan apa tujuanmu datang ke Sekte Jagat?”Namun, Banyu justru mendengar pertanyaan itu lalu berteriak, “Kunjungan Senior Chandra adalah sebuah keagungan. Kenapa kam
Perempuan itu mengenakan gaun putih dengan rambut hitam panjang dan kulit putih halus. Usia perempuan itu terlihat sekitar dua puluh tahunan. Sosoknya sangat cantik, bagaikan seorang peri yang keluar dari lukisan. Matanya tampak jernih dan cerah seakan dipenuhi oleh energi spiritual. “Apa yang terjadi?” tanya perempuan itu setelah melihat kondisi Harzea yang berantakan.“Dewi Agung Merzia, jadi begini kejadiannya. Tuan Muda Pavilion Pil datang lalu menghajarku sampai seperti ini,” jawab Harzea. “Tuan Muda Pavilion Pil?”Merzia cukup terkejut lalu bertanya, “Sekte Jagat tidak pernah bermusuhan dengan Pavilion Pil. Lalu kenapa Tuan Muda Pavilion Pil datang dan memukuli murid Sekte Jagat?”Harzea membuka mulutnya, tapi langsung menutupnya kembali. Dia tampak ragu untuk menceritakan semuanya. “Bicaralah dengan bebas,” ujar Merzia. Harzea berusaha menjelaskan dengan berkata, “Jadi, begini ceritanya. Tiga tahun lalu, ada orang asing yang ingin memasuki Sekte Jagat dan mengatakan kalau di
Pavilion Pil sangat mendominasi dunia ini. Toko-toko Pavilion Pil berada di mana-mana. Oleh karena itu, Tuan Muda Pavilion Pil adalah status yang sangat dihormati. Walaupun Pavilion Pil tidak memiliki hubungan dengan Sekte Jagat, para murid dan penjaga Sekte Jagat tetap saja harus berlutut di hadapan Tuan Muda Pavilion Pil. Banyu sepertinya sudah terbiasa dengan semua perlakuan ini. Dia menatap para penjaga. Kemudian dia berkata dengan tenang, “Siapa pemimpin kelompok penjaga ini?”Murid sekaligus penjaga gerbang Sekte Jagat yang sebelumnya menyerang Chandra langsung berlutut lalu berkata, “Tuan Muda, akulah pemimpin kelompok ini.”“Siapa namamu?” tanya Banyu.“Namaku Harzea,” jawab pemuda itu. Banyu dengan cepat mengangkat kakinya lalu menendang Harzea. Tubuh pemuda itu langsung terpental jauh lalu jatuh tersungkur di atas tanah. Para murid lainnya tidak berani mengeluarkan suara ketika melihat peristiwa ini. Banyu mendekati Harzea lalu menginjak tubuh pemuda itu seraya berkata, “
Laki-laki yang berjalan paling depan pernah ditemuinya ketika berada di Dunia Roh Sejati. Laki-laki itu adalah Banyu yang merupakan seorang Kaisar Semu sekaligus Peramu Pil yang sangat kuat. Chandra berdiri di atas batu ketika melihat Banyu menghampirinya. Di sisi lain, Banyu berjalan dengan angkuhnya dan senyum lebar yang menghiasi wajahnya. Kedatangannya ke Sekte Jagat adalah untuk melamar. Sebelumnya, dia datang ke Dunia Roh Sejati karena mengetahui keberadaan Dewi di sana. Namun, dia tidak menyangka kalau akan ada pertempuran di sana. Akhirnya, dia bisa kembali ke Dunia Suci setelah meninggalkan dunia terkutuk. Dunia Suci sangatlah luas dan terdapat banyak sekali perempuan cantik. Namun, tidak banyak yang berhasil menarik perhatiannya. Sampai akhirnya, ada seorang perempuan cantik dari Sekte Jagat yang berhasil menarik hatinya.Dia berhasil menarik banyak perempuan cantik dengan status yang dimilikinya selama bertahun-tahun. Namun, dia tidak puas dengan semua itu. Dia ingin mena
Yosan berkata, "Chandra adalah seorang pemuda yang cakap. Dia sangat kuat di segala aspek. Aku sudah menerimanya sebagai muridku. Selanjutnya, aku berencana untuk menentukan rencana pelatihan untuknya. Aku akan menggunakan semua kekuatanku untuk membimbingnya agar dia bisa meraih hasil maksimal dala
Chandra melihat-lihat lantai pertama Menara Pembakaran. Luas pada lantai pertama tidak begitu besar, hanya sekitar dua ratus meter persegi dan dikelilingi oleh dinding batu. Entah terbuat dari bahan apa. Mungkin karena suhu yang tinggi, warna dinding batunya menjadi berwarna merah.Di ujung sudut, a
Chandra memang sangat percaya diri dengan kemampuannya. Kelompok itu terus berjalan maju, sampai akhirnya mereka tiba di depan pintu gerbang gunung Sekte Sutan. Di kaki gunung, terdapat sebuah prasasti batu setinggi 100 meter yang terukir kata ‘Sekte Sutan’. Di luar pintu gerbang, terdapat banyak se
Yosan berkata dengan wajah tak berdaya, "Aku juga tidak tahu kalau Sekte Sutan akan melaksanakan perekrutan murid baru secepat itu, bahkan sebelum Sekte Dayan."Joni berdiri sambil menatap seribu orang yang ada di aula lalu berkata, "Lihatlah lelucon yang kamu pilih."Joni yang sedang menatap seribu







