Sepasang netra Nathan perlahan terangkat, mengunci Alaric. “Alaric, saat ini ada berapa jumlah kuil utama yang tersisa di Solara?”Mendengar pertanyaan itu, Alaric sempat tertegun sejenak, sebelum akhirnya menyahut dengan nada yang amat berhati-hati. “Empat, selain Aula Dewa Arwah yang telah Anda hancurkan, masih berdiri tiga poros kekuatan utama lainnya, Aula Cahaya Abadi, Aula Roh Langit, dan Aula Penghakiman. Entitas dewa yang mereka agungkan juga merupakan jawara-jawara perang legendaris dari beberapa abad lalu.”Nathan mengangguk perlahan, tatapan matanya berangsur-angsur menggelap penuh arti. Bonang yang berdiri tegak di sampingnya langsung bisa membaca dengan tepat ke mana arah pemikirannya.“Nathan, apa kau berniat melakukan kunjungan 'kehormatan' kepada mereka juga?” tanya Bonang memicu seringai tipis di wajah Nathan.“Sepertinya begitu, kuil-kuil disini akan menjadi rencana 'kunjunganku' selanjutnya,” sahut Nathan tenang.Atmosfer di dalam ruangan seketika mengendap dalam ke
Read more