Nathan baru saja keluar dari kamar ketika dia berpapasan dengan Eldric yang memang sedang datang untuk menemuinya.Begitu melihat Nathan sudah sadar dan bahkan mampu berjalan keluar sendiri, wajah Eldric langsung berubah cerah. “Tuan Nathan, Anda sudah bangun!”Nathan mengangguk. “Ya, aku sudah bangun.”Namun, selama berbicara dengan Eldric, pandangannya beberapa kali melirik ke arah kamar. Elara masih berada di dalam dan belum mengenakan pakaian dengan rapi. Kalau sampai Eldric mengetahui keadaan sebenarnya, Nathan tidak tahu harus menjelaskan bagaimana.Tidak lama kemudian, Elara akhirnya keluar dari kamar.Begitu melihat putrinya dengan wajah kemerahan dan pakaian yang sedikit berantakan, Eldric justru tersenyum penuh arti.Nathan sempat ingin menjelaskan, tetapi pada akhirnya mengurungkan niatnya. Dia tahu, semakin banyak dia mencoba menerangkan situasinya, semakin rumit pula kesalahpahaman yang mungkin terjadi.Kalau Eldric ingin salah paham, biarlah.“Tuan Eldric, apakah turname
Read more