Anjing hitam menambahkan, "Selain itu, gubuk ini pusat dari formasi puncak gunung."Anjing hitam melirik ke samping sekilas dan melanjutkan, "Tadi aku dan kucing sialan ini juga melihat mereka. Aku merasa mereka kelihatan familier, jadi aku mencoba mengobrol dengan mereka. Tapi, mereka nggak memedulikan kami. Kemudian ...."Kucing putih menyergah dengan geram, "Tunggu dulu! Anjing sialan, kamu maki siapa kucing sialan?"Anjing hitam menegaskan, "Tentu saja kamu! Memangnya di sini ada kucing lain? Kucing sialan! Kucing gila!"Kucing putih mengamuk. Dia melompat dari pelukan Elisa dan menghardik, "Anjing sialan, anjing tolol, aku akan bertarung mati-matian denganmu!"Tirta menekan kepala kucing putih sambil menegur, "Jangan potong pembicaraan kami."Tirta bertanya kepada anjing hitam, "Anjing sialan, lanjutkan. Apa yang terjadi selanjutnya?"Anjing hitam mendengus, lalu menjelaskan, "Kemudian, aku merasakan ada energi kuat muncul di tempat ini. Aku takut nggak ada yang jaga seratus lebih
Magbasa pa