Tirta menanggapi, "Um, kemungkinan begitu. Tapi, takutnya mereka nggak tahu aku disokong dua tokoh hebat tingkat pembentukan dewa. Baguslah, terserah mereka mau melakukan apa. Setelah semua anggota mereka lengkap, aku akan cari mereka sendiri kalau mereka nggak menemukanku."Tirta bukan hanya tidak panik. Sebaliknya, dia merasa sedikit antusias. Bagaimanapun, sebenarnya kurang efektif jika Tirta membunuh mereka di tempat-tempat terpisah seperti ini.Tirta melanjutkan, "Ayo, kita turun gunung. Kita cari puncak gunung yang lain lagi. Bi Elisa, kemari dulu. Kita jalan sama-sama."Elisa yang kebingungan mengikuti Tirta dan bertanya, "Tirta, ada apa?"Tirta menjelaskan, "Kulihat sepertinya kultivasimu hampir menerobos tingkat pembentukan fondasi. Aku bantu kamu."Elisa membalas, "Bantu aku? Bagaimana caranya .... Jangan, Tirta. Kita buru-buru ...."....Sementara itu, di dunia fana. Ayu dan lainnya duduk di sofa vila Desa Persik.Ayu yang merasa tidak tenang berucap, "Sudah berhari-hari mer
Read more