FAZER LOGINSetelah memakan seekor ular putih, Tirta Hadiraja yang impoten tiba-tiba menjadi sangat perkasa. Dia memperoleh mata tembus pandang dan daya ingat super. Tirta yang memiliki sebuah klinik pun mengandalkan kemampuannya untuk menjadi makin hebat. Pada saat yang sama, janda, primadona, dan putri keluarga kaya berebutan untuk menjadi istrinya!
Ver maisAkhirnya, Delmar hanya berucap dengan perasaan tidak berdaya, "Berarti ini karena Kota Soren berkembang terlalu baik. Jadi, aku nggak beruntung bisa membuat Pak Tirta tinggal di sini lebih lama."Tirta menanggapi, "Bukan begitu, Pak Delmar jangan bercanda. Sekarang kita sudah saling kenal, jadi ke depannya kita punya banyak kesempatan untuk bertemu atau Pak Delmar bisa sebut namaku kalau menghadapi masalah. Aku rasa orang Negara Darsia akan menghormatimu."Tirta tidak membual. Sekarang dia memang memiliki kemampuan yang hebat. Ucapan Tirta seperti janji dan jaminan. Kelak siapa pun yang ingin mencari masalah dengan Keluarga Gailan harus mempertimbangkan kemampuan sendiri terlebih dahulu.Delmar dan semua keturunan Keluarga Gailan tentu memahami maksud Tirta. Mereka menyahut secara bersamaan, "Terima kasih, Pak Tirta!""Perjalananku masih panjang. Kalian nggak usah antar aku lagi. Sampai jumpa," pamit Tirta. Dia melanjutkan perjalanan bersama Ayu dan lainnya.....Setengah bulan kemudia
Setelah Tirta pergi, Ovais masih merasa dirinya seperti bermimpi. Jika bukan karena dua lembar kertas di tangannya sangat nyata, dia sangat sulit memercayai semua yang terjadi tadi."Tentu saja ... nggak sia-sia kamu mempertahankan prinsipmu begitu lama," kata Thalita. Dia tertawa, lalu melanjutkan dengan perasaan getir, "Tapi Ovais, ini juga karena kamu bertemu dengan orang baik seperti Pak Tirta. Kalau terus begini, kamu benar-benar akan kehilanganku ...."Ovais menanggapi, "Benar, tapi aku juga nggak akan menyesal. Thalita, kamu harus tahu keserakahan itu seperti setan dan obat yang penuh dengan godaan. Asalkan kamu mencobanya sekali, kamu nggak akan bisa berhenti lagi. Pokoknya aku nggak akan pernah menyerah!"Ovais memang tidak muda lagi, tetapi dia masih keras kepala seperti anak muda. Begitu yakin terhadap sesuatu, hatinya tidak akan goyah.Thalita mengeluh, "Dasar pria kaku! Aku akui aku takluk padamu. Cepat lihat bagaimana caranya berlatih teknik kultivasi ini. Jadi, kita bisa
Mendengar ucapan Tirta, Thalita tersipu malu. Dia melepaskan diri dari pelukan Ovais dengan canggung.Ekspresi Ovais berubah. Dia berujar, "Pak Tirta, sejujurnya aku punya penyakit. Jadi, aku dan Thalita nggak mungkin punya anak lagi. Aku membuatnya kehilangan kesempatan untuk menjadi seorang ibu."Selesai bicara, Ovais menunduk. Dia yang awalnya menunjukkan ekspresi tegas tampak putus asa sekarang. Dia merasa bersalah.Thalita segera menanggapi, "Ovais, jangan merasa bersalah. Kamu bisa menjadi begini karena menyelamatkanku dulu ....""Ternyata ada masalah begini. Tadi aku nggak dengar kalian bicarakan tentang anak waktu bertengkar," timpal Tirta.Tirta menggunakan mata tembus pandang untuk memeriksa tubuh Ovais. Dia langsung tahu penyebabnya. Ternyata tubuh Ovais pernah terluka parah. Alhasil, sebagian meridiannya rusak seperti Tirta sebelumnya.Ovais tidak bisa berhubungan intim dengan istrinya. Tentu saja mereka tidak bisa mempunyai anak.Tirta tertawa, lalu berkata, "Pak Ovais, se
Tirta bertanya, "Pak Ovais, kamu nggak usah pedulikan identitasku. Aku cuma ingin bertanya padamu. Kamu sudah banyak berkorban, tapi hasilnya begini. Bahkan kamu nggak bisa mempertahankan wanita yang kamu cintai. Apa kamu menyesal?"Ovais tertegun sejenak, lalu menjawab dengan lantang, "Tentu saja aku nggak menyesal!"Tirta memelotot sambil menegaskan, "Kamu benar-benar nggak menyesal?"Suara Tirta sangat menggelegar sampai-sampai menghancurkan vas bunga dan peralatan makan di ruangan. Kejadian ini benar-benar tidak masuk akal bagi Ovais dan Thalita.Namun, Ovais tetap berdiri tegak dan menyahut dengan lantang, "Aku nggak menyesal! Aku nggak pernah melakukan hal yang nggak bermoral. Aku berani mempertanggungjawabkan semua perbuatanku pada semua orang .... Aku cuma merasa bersalah pada Thalita. Tapi, aku nggak menyesal!"Ovais tahu tindakannya membuat banyak orang membencinya. Dia sudah menduga pasti ada yang mengutus orang untuk menghabisinya.Ovais lanjut bicara, "Kamu pasti diutus un
Razin merasa putus asa. Tatapannya menjadi muram. Dia bertanya, "Ini bukan kemampuan kultivator tingkat inti emas. Hei, apa kamu bisa beri tahu aku kebenarannya?"Tirta merasa lega, lalu dia menyeringai dan menyahut, "Ternyata kamu cukup jeli. Tentu saja ini bukan kemampuanku, tapi di dalam tubuhku
Tirta berpikir sejenak, lalu menepuk bahu Sherina dan berkata, "Begini saja, aku lihat sifatmu lembut. Jadi, kamu lebih cocok belajar Mantra Air Spiritual. Aku ajari kamu mantra ini saja. Mantra Air Spiritual bisa mengendalikan aliran air, tapi nggak terlalu cocok digunakan untuk melancarkan seranga
Ayu dan lainnya juga baik-baik saja. Tirta tentu harus membantu Ilona. Bagaimanapun, Ilona memperlakukan Tirta dengan tulus. Dia pasti punya masalah yang sulit diselesaikan, makanya datang jauh-jauh ke Negara Darsia.Saat Tirta sampai, Marila dan lainnya masih mandi. Tirta mengerahkan Teknik Menghil
Sekarang Sherina memang tidak terlalu menyukai Jerome, tetapi Jerome adalah kakak sepupunya. Selain itu, Sherina juga tahu Jerome tidak mampu melawan Tirta.Takutnya Jerome yang tidak bisa menahan emosinya memarahi Tirta lagi, lalu Tirta kembali menghajar Jerome. Nanti Sherina tidak tahu bagaimana c


















Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Classificações
avaliaçõesMais