Magani mengelus janggutnya. Dia menyahut sembari mengernyit, "Sebenarnya aku punya cara lain. Hanya saja ...."Gorgon segera menegaskan, "Kalau kamu benar-benar punya cara, nanti kamu boleh mengamati teknik kultivasi pemurni energi itu dulu setelah kita mendapatkannya. Kamu juga boleh memilih artefak dan barang berharga dulu. Kalau aku melanggar janjiku, aku pasti mati tragis!"Modeus juga ikut bersumpah, "Benar, aku juga sama!""Oke. Kalau begitu, kali ini aku terpaksa kerahkan senjata andalanku," balas Magani. Dia baru membuat keputusan, lalu memerintah semua orang, "Kalian hentikan serangan dulu. Dengarkan perintahku, aku arahkan kalian untuk menyerang titik kelemahan formasi dan membantu kalian."Gorgon dan Modeus bertatapan. Mereka memahami maksud satu sama lain, tetapi tidak bersuara.Tetua lain berujar, "Oke, Magani. Terima kasih atas bantuanmu."Semua orang berhenti menyerang dan menunggu arahan Magani selanjutnya.Magani maju, lalu melayang dan berkelebat. Dia langsung muncul
Magbasa pa