Bagi orang biasa, bahkan setelah menjalani beberapa kehidupan pun, belum tentu mereka bisa mendapatkan kesempatan sebesar ini."Senior, ini barang berharga, 'kan? Aku cuma butuh beberapa lembar daun saja." Tirta terkejut dan buru-buru berkata."Nggak masalah. Aku masih punya satu lagi. Langsung saja kamu makan. Setelah masalah ini selesai, aku masih akan membutuhkan bantuanmu," kata Kaisar Obat."Baiklah. Kalau begitu, terima kasih banyak, Senior!" Tirta tak lagi sungkan dan langsung menyetujuinya.Kemudian, di bawah tatapan anjing hitam besar yang penuh rasa iri, dia langsung menelan buah itu.Buah ini adalah buah yang dimuntahkan Kaisar Obat. Awalnya, Tirta agak merasa jijik. Dia berpikir mungkin saja buah itu terkena air liur Kaisar Obat.Namun, ketika rasa harum dan segar yang begitu nikmat meledak di lidahnya, Tirta langsung terkejut dan berpikir, 'Rasa ini ... jangan-jangan Kaisar Obat betina?''Sial, otakku benar-benar sudah korselet. Kaisar Obat jantan nggak mungkin menghasilka
Read more