‘Rasakan! Pasti hatimu lagi sakit seperti diiris tipis-tipis. Wanita miskin dan angkuh sepertimu memang pantas dihina!’ cemooh Lisa, puas hati. Dia masih ingat akan semua penderitaan dan kesulitan yang dialaminya gara-gara Alora Smith, si pelacur gila itu. Ketika Lisa dan Robert senang hati melihat wajah malu Alora, dada Tuan Xavier Knight seperti ingin meledak. “Den, aku tidak suka…” “Tidak suka aku menjelekkan wanitamu?” Pemimpin keluarga Hudson itu menebak dan langsung menusuk jantung Tuan Xavier. Tuan Xavier menarik wajah masam sementara Tuan Dennis tertawa besar. “Kalau begitu, kamu harus mengajarkan tata karma pada wanita ini. Pastikan dia bersih dari noda kemiskinan dan sikapnya seharusnya tidak kampungan. Aku sudah mengingatkanmu, Xavier. Berhenti bermain-main dengan anjing yang ingin menjadi serigala karena pada akhirnya mereka akan menggigit tangan yang memberinya makan,” tambahnya dengan nada sinis. Alora mengetap bibir sambil meredam gelombang amarah di dada. Dia me
อ่านเพิ่มเติม