Memiliki anak laki-laki merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagiku. Karena menurutku, anak laki-laki bisa menjadi sosok pelindung bagi ibunya. Hanya sayangnya, setelah dewasa dan menikah, justru anak laki-laki ku seperti lebih menyayangi istrinya."Maaf, Bu. Andan buru-buru pulang karena katanya Inara gak enak badan. Jadi, Adnan ke kamar dulu, ya Bu! Kalau ibu mau cerita, nanti aja, ya!""Tolong dong, Bu. Jangan pojokan Inara terus, dia sudah berusaha, loh!""Adnan sangat menyayangi Inara, Bu. Adnan gak bisa melakukannya."Begitulah seringnya Adnan mengutamakan Inara dan membantahku.Sebenarnya, aku bukan wanita jahat yang sering membenci orang tanpa sebab. Tapi, setelah rasa cemburuku pada seorang menantu, aku jadi sangat membenci menantuku sendiri dan selalu melakukan segala cara untuk menyakiti hatinya agar ia pergi meninggalkan anakku.Aku bahkan dengan sengaja mencarikan anakku istri baru saat Inara sedang terbaring koma setelah berjuang melahirkan cucu untukku.Bagiku, Karin a
Huling Na-update : 2025-09-19 Magbasa pa