Michelle berjalan perlahan menyusuri supermarket yang berada di lantai bawah gedung penthouse. Tangannya mendorong keranjang belanja kecil, sementara Leah berjalan di sampingnya dengan langkah ringan yang sesekali berubah menjadi lompatan kecil ketika menemukan sesuatu yang menarik perhatiannya.Sejak meninggalkan penthouse, Michelle sudah tahu bahwa alasan membeli buah hanyalah alasan sederhana untuk membuat kepergian mereka terdengar masuk akal.Dia berhenti di depan rak buah dan mengambil beberapa buah apel. Satu per satu diperiksanya, memastikan tidak ada bagian yang memar sebelum memasukkannya ke dalam keranjang.Leah yang sedari tadi memperhatikan sekeliling tiba-tiba bersuara.“Mom.”“Hm?”“Apakah supermarket ini juga punya Daddy?”Tangan Michelle yang sedang memilih apel berhenti sejenak. Pertanyaan itu membuat sudut bibirnya hampir terangkat, Michelle menoleh kepada putrinya.“Leah,” katanya lembut, “kalau supermarket ini pun milik Daddy, Leah tidak boleh ikut campur pada hal
Leer más