Setelah makan, anak-anak pun membubarkan diri. Naomi juga terus menemani nenek untuk mengobrol, memang tidak ada waktu untuk memberikan souvenir pernikahan.Naomi berkata, “Gimana kalau aku beri mereka sekarang?”Caden berucap, “Nggak usah buru-buru. Hari ini sudah terlalu malam. Kalau kamu pergi cari mereka, kamu bukan hanya mengganggu waktu istirahatmu, tapi juga mengganggu waktu istirahat kakek dan nenek. Besok juga belum terlambat. Kita juga nggak buru-buru pulang.”Naomi mengangguk. “Oke.”Caden memeluk Naomi berusaha untuk menenangkannya. Naomi pun bersandar di dalam pelukan Caden sembari bertanya, “Coba kamu tebak apa Kakek Kedua tahu kedatangan kita?”Caden membalas, “Harusnya … tahu.”Naomi menggeleng. “Dia pasti nggak tahu.”“Emm? Kenapa kamu begitu yakin?”Naomi mengatakan, “Karena aku sangat memahami Kakek Kedua. Kalau dia tahu kita datang, dia pasti sudah pulang sejak tadi, kecuali dia lagi dalam masalah besar, atau ada sesuatu yang membuatnya nggak bisa pulang.”“Tapi, se
Baca selengkapnya