Abah udah janji buat kasih tasbih ini buat pria yang Abah rasa pantas mendampingi dan jadi imam Luna…Setiap kali memandangi tasbih pemberian Dikta, memori Rayyi selalu kembali ke pertemuan tersebut. Momen saat mendiang ayah Luna secara tak langsung merestui pernikahan mereka. Selama berminggu-minggu, Rayyi tak terlalu memikirkan ucapan pria tersebut sampai kejadian beberapa hari lalu—Rayyi memejamkan mata, lalu mengembuskan napas panjang. Disimpannya tasbih tersebut dalam lipatan sajadah, lalu beranjak keluar kamar untuk menyiapkan makan malam.Saat itulah Rayyi menangkap obrolan dari balik tembok pemisah. Perlahan, dia mendekat dan mencuri dengar dari dinding. Telinganya sukar menangkap pembicaraan yang berlangsung, tetapi hanya perlu sekian detik baginya mengetahui sosok yang sedang bersama Luna adalah Galuh.Langsung saja Rayyi mundur dan masuk ke kamar. Diambilnya ponsel yang tergeletak di nakas. Rupanya Luna sempat mengirimkan beberapa pesan saat dia salat asar.
閱讀更多