Di sisi lain, mata Afkar memancarkan kilatan dingin yang tak acuh. Dia berbalik dan berniat pergi. Namun tepat pada saat itu, dia dipanggil oleh Aidil."Afkar, berhenti!" bentaknya dengan suara dingin.Afkar tertegun sejenak, lalu bertanya dengan ekspresi datar, "Senior, ada apa?"Aidil mencibir dingin. Wajahnya menampakkan amarah yang tertahan, tatapannya menekan Afkar saat dia bertanya, "Kamu punya keberatan terhadapku?"Ekspresi tidak senang yang sempat terlintas di wajah Afkar sebelumnya ternyata tertangkap olehnya, dan hal itu membuat Aidil sangat tidak puas.Terlebih lagi, saat sebelumnya Afkar dan Noah sempat bersitegang di markas organisasi penjaga ketertiban dan Aidil turun tangan menghentikan, Noah masih menunjukkan sikap hormat dan menjawab dengan patuh.Sebaliknya, Afkar sama sekali tidak memberikan respons apa pun. Sejak saat itu, Aidil sudah merasa tidak senang terhadap Afkar. Ditambah lagi, dia mendengar bahwa bocah ini adalah Bibit Bintang yang berada di bawah tanggung
Leer más