Dengan perasaan campur aduk antara lega dan gelisah, Afkar meninggalkan reruntuhan Sekte Verdic."Sudah selesai?" Setelah kembali, Zuro tersenyum dan bertanya. Wajahnya memperlihatkan sedikit perhatian.Namun, dia juga percaya pada Afkar. Menghadapi seorang kultivator sesat wanita yang bahkan belum mencapai tingkat penyeberangan petaka, bagi Afkar tentu semudah membalikkan tangan. Tak seorang pun menyangka bahwa sebelum mati, pihak lawan akan menggunakan cara aneh seperti itu."Sudah." Afkar mengangguk tanpa banyak bicara. Bagaimanapun, Viola sudah mati. Walaupun bukan benar-benar mati langsung di tangannya, setidaknya satu urusan permusuhan telah berakhir.Selanjutnya, Rakwara dan dua iblis besar lainnya memimpin jalan. Rombongan itu kembali melanjutkan perjalanan menuju Pegunungan Seribu Iblis.Di Pegunungan Seribu Iblis, lebih dari sepuluh ribu tahun lalu, Sepuluh Raja Iblis di sana merupakan eksistensi terkuat setingkat puncak tingkat penyeberangan petaka.Dalam perang besar antara
더 보기