Seiring dengan suara yang bergema itu, seluruh aula mendadak kembali diselimuti lapisan cahaya merah yang jauh lebih pekat.Sret!Sesaat kemudian, sepasang mata raksasa tiba-tiba muncul di langit-langit aula bawah tanah itu. Mata itu memancarkan cahaya penuh kegembiraan yang jahat dan menyeramkan, menatap semua orang di dalam aula. Seolah-olah, sebuah dewa jahat sedang memandang rendah semua orang di bawah kakinya.Pada momen ini, Afkar, Zivina, Freya, Noah, Api Hitam, serta tiga reinkarnasi iblis .... Semua orang merasakan tubuh mereka seakan terikat oleh suatu kekuatan yang tak terlihat. Kekuatan itu seolah langsung membelenggu jiwa mereka.Orang-orang yang sebelumnya saling bertarung sengit, kini semuanya membeku di tempat dan tak mampu bergerak sedikit pun.Gluduk ... gluduk ... gluduk ....Kemudian, terdengar suara aneh seperti cairan yang mendidih. Dari bawah kaki Afkar dan semua orang lainnya, gumpalan-gumpalan zat merah darah berbentuk gel perlahan muncul. Zat-zat itu kemudian
Read more