"Anak muda, gimana? Selama kamu menyetujui syaratku ini, dewa ini akan mengampuni nyawamu!" Silas menyipitkan matanya dan bertanya dengan nada penuh makna.Wajah Afkar tetap tenang, tetapi di dalam hatinya dia sedang mempertimbangkan dengan cepat.Tempat yang begitu berbahaya sampai bahkan Silas pun merasa waspada dan hanya berani menyuruh orang lain pergi menyelidikinya ternyata bukan tempat lain, melainkan reruntuhan medan pertempuran ketika dua kubu besar bertarung pada zaman kuno.Selain itu, Batu Ilahi Lima Warna yang diincar oleh Silas pasti sangat berharga.Harta tingkat dunia?Afkar baru pertama kali mendengar istilah itu.Namun hanya dari kata "dunia" saja, sudah bisa dibayangkan nilainya. Terlebih lagi, itu ternyata adalah harta yang ditinggalkan dari legenda ketika Nuwa menambal langit."Sepertinya aku nggak punya pilihan. Jadi, aku setuju." Afkar mengangkat bahu dan berkata dengan tenang. Jika tidak setuju, dia akan mati sekarang.Jika dia setuju, meskipun daratan yang teng
Read more