Keempat Demon Lord mengerutkan kening hampir bersamaan.Aura yang meluap dari dalam peti mati itu bukan sesuatu yang bisa dipalsukan. Berat, dalam, menindih seperti langit yang turun setengah jengkal ke bumi. Aura yang pernah mereka rasakan puluhan ribu tahun silam, di saat mereka masih berlutut di hadapan pemiliknya.'Apakah kekuatannya masih di puncak?'Pikiran itu melintas di kepala keempat Demon Lord dalam waktu yang sama, dan untuk sesaat, tidak satu pun dari mereka yang bergerak.Kalau kekuatan Demon Saint benar-benar masih penuh, tidak ada satu pun dari mereka yang keluar dari ruangan ini hari ini.Peti mati batu itu terus bergetar, lalu terbuka sepenuhnya.Dari dalamnya, sosok itu bangkit perlahan. Pria itu tidak tampan dalam pengertian yang mencolok, wajahnya biasa saja. Tapi ada sesuatu dalam cara dia berdiri, dalam cara matanya membuka, yang membuat seluruh ruangan terasa lebih k
Baca selengkapnya