Detik berikutnya, binatang kuno itu menerjang. Tubuh besarnya melesat ke arah Ryan dengan kecepatan yang tidak sebanding dengan ukurannya. Setiap langkahnya membuat tanah kelabu yang tandus itu retak dan berguncang, seolah seluruh ruang di dalam Tablet Reinkarnasi ikut bergetar di bawah kakinya. Aura yang keluar dari tubuhnya sangat kuat. Jelas, ini bukan binatang biasa. Ia membawa tekanan dari zaman kuno, tekanan yang tidak dimiliki binatang iblis biasa di dunia luar. Untungnya, setelah Ryan mengamati lebih cermat, kekuatan binatang itu tampaknya hanya setara dengan binatang Ranah Star Seed tahap awal. Meski begitu, itu tetap bukan lawan yang bisa ia remehkan. Ryan tidak berniat menahan diri. Di tempat seperti ini, satu kelengahan saja bisa membuatnya mati. Apalagi lawan di depannya bukan manusia yang mungkin masih bisa diajak bicara, melainkan binatang kuno yang sejak awal sudah memandangnya sebagai santapan. Tepat ketika Ryan menggenggam Pedang Feralrot lebih erat, sebu
Última atualização : 2026-07-26 Ler mais