Klinik pagi itu tidak terlalu ramai. Setelah melakukan pendaftaran, Kanaya masuk ke ruang pemeriksaan ditemani Dimas. Sementara itu, Tania duduk di kursi tunggu bersama pengasuhnya. Dokter mempersilakan Kanaya duduk.“Baik, Bu Kanaya. Apa keluhannya?”“Saya terlambat menstruasi beberapa hari, Dok. Saya juga sering mual dan mudah lelah.”“Sudah melakukan tes kehamilan?”“Dua garis, Dok.” Kanaya mengangguk, kemudian menyerahkan alat tes yang dibawanya.“Baik. Kita lakukan pemeriksaan untuk memastikan.” Dokter tersenyum lembut pada Kanaya.Dimas duduk di samping Kanaya dengan punggung tegak. Sejak tadi, matanya tidak pernah lepas dari istrinya. Dokter melakukan pemeriksaan, kemudian memeriksa hasil USG.“Selamat, Bu Kanaya. Dari hasil pemeriksaan, Anda positif hamil.”“Benarkah, Dok?” Kanaya tersenyum bahagia, ia sangat senang akhirnya bisa mewujudkan keinginan suami dan anaknya.“Ya. Kehamilannya masih sangat awal. Kita akan menjadwalkan pemeriksaan lanjutan untuk memantau perkembangann
Last Updated : 2026-09-24 Read more