Sampai selesai mencuci piring, Raya belum juga pulang. Hal tersebut tentu saja membuat Diara senang. itu keuntungan baginya, ia merasa semesta merestui keinginannya untuk berduaan dengan Roni. Dalam hati Diara mengucapkan terima kasih pada Raya. Raya betul-betul sahabat terbaik. Diara rasa sekalipun ia meminta berbagi Roni, Raya pasti tidak akan keberatan. Diara sangat yakin itu. Mengelap tangan terlebih dulu agar sisa-sisa air sehabis mencuci piring kering, Diara lalu menghirup napas dalam-dalam sebelum membawa langkahnya menghampiri suami sang sahabat. Tak lupa ia menyempatkan untuk berdoa agar niatnya mendekati Roni dapat berjalan dengan mulus. Yah meski ia sendiri tidak yakin jika doanya akan di dengar. Tapi tidak mengapa ia tetap berdoa saja, sebagai formalitas. Hahaha.. Diara lantas mendudukkan diri begitu sampai di ruang tengah. Mengambil tempat duduk di dekat Roni dengan hanya memberi jarak tidak lebih dari setengah meter saja. "Sudah selesai?" Tanya Roni. wanita ha
Ler mais