“Aku ada di dirimu, dan kamu ada di dirimu! Kita satu, satu hidup, yang lain hidup, satu mati, yang lain hidup… tubuhmu… tubuhku… ayo, melangkah!” Tian Sen dengan simbol Phoenix melambaikan tangannya dan di belakang Tian Sen muncul tangga yang tinggi. Di setiap anak tangga, ada pancaran api yang membuat Tian Sen merasakan kedekatan saat melihatnya. “Melangkah lah…. Dan terbanglah!” Kata-kata itu membuat Tian Sen tanpa sadar melangkahkan kakinya ke anak tangga tersebut. Tanpa dia sadari, langkah pertamanya berhasil dengan sangat mulus dan di langkah kedua, Tian Sen masih tidak dapat menyadari ada hal yang salah padanya. Di langkah ke sepuluh, sebelas, lima belas, dua puluh, setiap langkah membuat Tian Sen perlahan menjadi tenang. Dan dia yang tadi tidak menyadari apapun mulai mendapatkan kembali ketenangannya, dia juga mulai mencoba merasakan yang ada di sekitarnya.“Energi api yang begitu murni… apa ini kenaikan dari garis darah Phoenix milikku?” Tanya Tian Sen dengan ekspresi yang s
Dernière mise à jour : 2026-02-18 Read More