“Leo, Tante sudah bilang kamu tidak perlu membawa banyak orang ke rumahku, tetapi kenapa sekarang ibumu, Rama, dan hampir seluruh anggota boyband ikut datang?”Almara berdiri di depan pintu rumahnya dengan wajah terkejut, sementara Leo yang berada di barisan paling depan justru tersenyum lebar. Di belakangnya, seorang perempuan paruh baya membawa buket bunga, disusul beberapa anggota boyband yang berusaha menahan tawa karena melihat Almara kebingungan.“Maaf, Tante, tetapi aku tidak mungkin meminta izin menikah tanpa memperkenalkan perempuan yang selama ini membuatku bahagia kepada ibuku.”Almara menatap perempuan paruh baya itu, lalu segera merapikan rambutnya yang sedikit berantakan.“Ya ampun, kenapa tidak memberi kabar lebih dulu? Rumahku bahkan belum siap menerima tamu sebanyak ini.”Ibu Leo tertawa lembut, kemudian mengulurkan tangan untuk menyapa Almara.“Tidak apa-apa, Nak. Kami datang bukan untuk menilai rumahmu, tetapi untuk mengenal perempuan yang sangat berarti bagi anakku
Huling Na-update : 2026-10-21 Magbasa pa