Arjuna mencengkeram kerah Tenri, lalu menariknya keluar dari bawah kursi."Kaisar, Kaisar, to ...."Tenri, yang baru saja ditarik keluar oleh Arjuna, segera meminta bantuan kepada Ruben. Sebelum dia sempat menyelesaikan kata-katanya, kepalanya sudah mendarat.Kepala Tenri jatuh menuruni tangga, selangkah demi selangkah, darah mengucur deras.Sebagian besar pegawai negeri sipil di aula belum pernah menyaksikan pemandangan sadis seperti itu. Ada yang tidak berani melihat, ada yang muntah, ada yang ketakutan hingga pingsan.Namun, sebagian besar terkejut.Tenri adalah guru Ruben, orang yang bahkan dihormati oleh Amira. Namun, Arjuna membunuhnya begitu saja, di aula sidang pula.Arjuna berpenampilan rapi dan tampak baik hati, tak disangka dia lebih kejam daripada Amira.Amira saja sudah cukup bagi mereka, sekarang tambah lagi Arjuna.Kelak ....Suasana di aula tiba-tiba menjadi sangat suram dan menyedihkan, semua orang merasa pesimis terhadap masa depan.Terutama Wayan dan para menteri lai
Magbasa pa