Dimas tidak berani mengabaikan masalah ini. Dia langsung melapor kepada Arjuna. "Yang Mulia, dua minggu yang lalu, warga mulai mengalami mual dan muntah. Awalnya, tidak ada yang terlalu memikirkannya, mengira mereka hanya salah makan.""Tak disangka, jumlah orang yang mengalami mual dan muntah meningkat. Mereka juga mengalami sakit perut, kram, pusing, bicara cadel, gagal napas, koma, bahkan yang paling parah adalah meninggal.""Fenomena ini telah menyebar dari Kota Sudarana hingga ke ibu kota. Awalnya, semua orang mengira itu adalah wabah, tetapi metode pencegahan yang digunakan untuk mencegah wabah sama sekali tidak efektif. Makin banyak orang jatuh sakit, bahkan meninggal.""Kemudian, seseorang menemukan bahwa orang yang sakit itu tinggal di dekat perairan Surgajelita. Orang yang jatuh sakit juga pernah meminum air dari Surgajelita. Oleh karena itu, beberapa orang mulai mencurigai adanya masalah pada air dan melaporkannya ke ibu kota.""Setelah menerima laporan tersebut, Paduka Kais
Read more