"Laura,"Panggilan itu membuat Laura menghentikan langkahnya seraya langsung menoleh ke sumber suara. "Untuk apa kau di sini?" Tatapan Laura tajam namun juga penuh kecewa. Pria yang berdiri di dekatnya itu hanya bisa menunduk pasrah, dengan wajahnya yang memiliki cukup banyak luka lebam. Ya, dia adalah Arhan. "Maafkan aku, Laura,""Bagaimana bisa kau setega itu, Kak? Kupikir pendidikan tinggimu membuat sifatmu jauh lebih baik. Tapi ternyata, kau tak ada bedanya dengan laki-laki b4jing4n." Laura menekankan kata-katanya, membuat Arhan hanya diam. Saat hendak memasuki mobil, Arhan tiba-tiba mencekal tangannya. Laura terkejut saat cekalan itu berubah menjadi tarikan kuat, membuat Laura terperangkap dalam dek4pan pria itu. "Apa yang kau lakukan? Lepaskan aku!" kesal Laura dengan berusaha melepaskan diri. Dek4pan Arhan makin ku4t, "Maafkan aku, Laura. Aku menyesal." ujarnya dengan nada sedih. Tepat saat itu, Ray mengep4lkan tangannya saat melihat wanita yang ia cintai dip€luk oleh pri
Last Updated : 2026-02-08 Read more