Sesaat kemudian, dengan suara dentuman keras, seluruh kerangka itu hancur berkeping-keping menjadi serpihan tulang yang tak terhitung jumlahnya. Aura kebencian yang tak terlihat pada sisa-sisanya pun lenyap dan menghilang sepenuhnya. "Sepertinya kekuatan petir memang punya efek tertentu pada benda ini." Qin Yun mengangguk. Namun sebelum dia sempat benar-benar tenang, dia tiba-tiba mendengar serangkaian bunyi klik lagi. Awalnya hanya satu suara. Namun perlahan, suara itu semakin banyak, semakin keras, hingga pada akhirnya seluruh dunia seolah dipenuhi suara retakan tulang itu. "Tuan, lihat!" terdengar suara dari samping. Qin Yun buru-buru mendongak, lalu melihat pemandangan yang tak akan pernah dia lupakan. Jauh di dalam Tanah Jiwa-Jiwa yang Teraniaya, kerangka-kerangka yang tak terhitung jumlahnya berdiri tegak dengan goyah. Ada yang tingginya empat atau lima meter, ada yang hanya satu atau dua meter. Sebagian bahkan kehilangan lengan atau kaki. Namun semuanya berdiri, bergoyang
Last Updated : 2026-04-05 Read more