“Terima kasih, Alina. Kau ingin di sini menemaniku makan malam?” Senyum Svanna masih begitu lebar setelah menerima makan malam yang dibawakan wanita itu. Namun, juga langsung memudar ketika Alina menggeleng samar dan berkata, “Maaf, Ms. Saya tidak bisa. Tuan Nightroe baru saja mengeluarkan aturan kalau saya tidak bisa terlalu lama di kamar Anda, kecuali untuk berkemas.” Nightroe keterlaluan. Sengaja membuat sesuatu menjadi lebih rumit. Svanna menghela napas tanpa bisa memaksa Alina untuk tetap tinggal. Tidak mau jika Nightroe melakukan sesuatu yang buruk kepada wanita itu atau lebih parahnya ... sampai memecat. “Baiklah, kau bisa pergi sekarang,” ucapnya sambil meletakkan nampan di atas nakas. Sekarang, menemani Alina sampai di depan pintu dan dia akan segera mengunci diri dari dalam. Mereka berjalan kompak. Alina sempat mengatakan akan kembali mengambil sisa perangkat makan dan, Svanna setuju untuk itu. Sekarang dia akan sendiri. Secara tentatif mend
Magbasa pa