Sudah begitu larut, Svanna harap ketegangan di bahunya tidak berusaha membuat dia terjaga. Sedikit mencoba tidur, maka seharusnya itu bisa dijadikan alasan masuk akal untuk tidak melayani hasrat besar Nightroe. Insting telah memberi tahu kalau – kalau pria tersebut tidak akan selesai sekali, dan kenyataan bahwa bekas cumbuan suaminya masih menjadi sesuatu yang begitu ingin Svanna lenyapkan. Dia tak ingin ada tambahan apa pun. Perlahan … Svanna berusaha memejam. Berusaha menenangkan sentuhan yang melonjak drastis. Dia mengatur posisi menghadap sandaran sofa, ya … tepat membelakangi arah ranjang sembari berusaha menghilangkan bayangan wajah Nightroe di benaknya. Celakalah. Sesuatu dalam diri Svanna tidak menduga bahwa ternyata dia akan merasakan firasat seseorang seperti menatap tajam ke arahnya. Tidak ada petunjuk kalau – kalau ada yang melangkah masuk. Tidak. Svanna berusaha tidak percaya. Sebaliknya, dia akan tetap seperti ini; tetap melakukan usaha keras supaya t
Read more