Septin, pengasuh yang setia, bagi Tuan Muda Gideon, segera meninggalkan pekerjaannya di ruang laundry begitu mendengar permintaan Tuan muda Gideon untuk melayaninya di meja makan. “Pengasuh Septin, segeralah ke ruang makan. Biar pekerjaanmu, aku yang lanjutkan. Tuan Muda Gideon tidak mau memulai sarapan jika bukan kamu yang melayaninya di meja makan,” seru salah satu maid.“Ya ampun, Tuan Muda! Manja banget, deh!” celetuk Septin dalam hati.Dia pun berkata lagi,“Terima kasih atas bantuannya, Maid. Saya ke sana dulu,” seru sang pengasuh.Dengan cepat, Septin melangkah ke ruang makan dengan penuh antusiasme untuk memenuhi keinginan tuan muda.Septin tiba di ruang makan dan melihat Tuan muda Gideon duduk di meja dengan tatapan lapar. Dia pun segera menyapa mereka,“Selamat pagi, Nyonya, Tuan. Selamat pagi, Tuan Muda.” sapa Septin kepada mereka.“Pagi, Septin.” Hanya Tuan Deris yang menjawab sapaan pengasuh itu. Sedangkan Nyonya Kemala hanya mengangguk karena terlalu asyik menikmati pe
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-01-25 อ่านเพิ่มเติม