“Selamat pagi, Sayang,” sapa Nathan saat melihat Rachel bangun dari tidurnya. “Pagi,” jawab Rachel melihat Nathan yang masuk ke dalam kamar dengan membawa nampan berisi sarapan pagi. “Bagaimana keadaan kamu? Sudah lebih baik?” tanyanya lagi. Rachel tersenyum lemah. “Ya, kurasa aku sudah merasa lebih baik,” jawab Rachel menatap wajah suaminya dalam diam. “Kenapa?” tanya Nathan membalas tatapan Rachel. “Sarapan dulu, ya. Nanti baru kita bersiap ke rumah tante Laela.” “Apa kamu sudah sarapan?” tanya Rachel. “Aku bisa sarapan nanti,” jawab Nathan. “Sekarang kamu sarapan dulu, mau aku suapin? Mengingatkan saat-saat kita pacaran, kamu selalu ingin disuapin,” godanya. Rachel kembali tersenyum lemah. “Aku akan makan sendiri, Nathan. Kamu juga sebaiknya sarapan juga,” jawab Rachel.Nathan terkekeh pelan, sebuah tawa renyah yang terdengar lega karena melihat Rachel sudah bisa memberikan respons yang lebih tenang p
Read more