Suara alarm ponsel Zira berbunyi pelan, membangunkannya. la membuka mata, menatap langit-langit kamarnya yang kelabu. Dua hari libur sudah berakhir, dan hari ini... ujian dimulai. Zira bangkit, duduk di tepi ranjang, dan menarik napas dalam-dalam. Hatinya sedikit tegang, pikirannya sibuk membayangkan hari yang akan dimulai. Meski begitu, ada rasa aneh yang menggelitik, sebuah perasaan bahwa hari ini tidak akan berjalan seperti biasanya. Ia pun beranjak ke kamar mandi, bersiap seperti biasa. Setelah itu, Zira mengenakan seragam sekolahnya, merapikan rambut, lalu menatap pantulan dirinya di cermin sejenak. Wajahnya tampak tenang, tapi matanya menyimpan kegelisahan yang sulit dijelaskan. “Zira, sudah bangun? Sarapan dulu, Nak,” terdengar suara Ibu dari bawah. “Iya, Bu!” sahutnya sambil meraih tas. Setelah sarapan, Zira mengenakan sepatu dan menggantungkan tas di bahunya. Ia melangkah keluar rumah, membuka pagar perlahan. Namun baru saja kakinya menjejak ke luar, langkahnya mendadak t
Last Updated : 2025-06-15 Read more