Dokter dan perawat masih sibuk memeriksa kondisi Renata; mengecek luka di dadanya, mengganti perban, mengatur dosis obat. Adit tetap berdiri di samping ranjang, memegang tangan Renata dengan lembut.Bayu yang mendengar kabar dari luar langsung masuk dengan wajah penuh harap. Begitu melihat Renata dengan mata terbuka, wajahnya langsung berubah, lega bercampur haru."Boss," panggilnya dengan suara bergetar.Renata menoleh sedikit, lalu tersenyum tipis melihat Bayu.Bayu mendekat, tapi tidak terlalu dekat karena dokter dan perawat masih bekerja. "Syukurlah, Boss. Syukurlah..."Dokter akhirnya selesai dan berbalik ke Adit dan Bayu. "Kondisinya sudah jauh lebih stabil. Tapi dia masih perlu istirahat total. Jangan banyak bicara dulu, jangan banyak gerak. Kalau tidak ada komplikasi, mungkin besok atau lusa bisa dipindah ke ruang rawat biasa.""Terima kasih, Dok," kata Adit.Dokter mengangguk, lalu keluar bersama para perawat.Kini ruangan kembali hening; hanya tinggal Adit, Bayu, dan Renata.
Last Updated : 2026-02-15 Read more