Deretan dari kuda-kuda yang ditunggangi oleh ribuan prajurit, masuk kedalam area padang luas tak berpenghuni. Perbatasan antara Brunia dan Padang utara. Formasi dari Para prajurit, tak lekat ditatap oleh sepasang mata hijau yang tajam, milik Sang Raja.Seorang prajurit mendekatinya, menunduk untuk membisikkan sesuatu. “Yang Mulia, Ksatria Francieli tiba dalam kamp ini.”Kedua mata Alphonse mendadak berbinar, senang mendengar nama sang pujaan hati. “Ellis!” panggil Alphonse seraya berbalik, menemui Ellis dalam pakaian zirah serba putih yang terpasang sempurna di tubuh rampingnya.Ellis menatap dengan tatapan yang sulit diartikan. "Aku tidak menyangka bahkan tidak tahu, Anda malah memutuskan untuk berperang dengan Brunia ... aku, mencarimu di Istana, sebenarnya ada hal yang ingin kubahas mengenai Ayah dan Saudaraku," ucap Ellis."Ellis, bukan itu hal yang ingin kudengar darimu," perintah Alphonse. Ellis langsung berlutut dihadapan Raja. “Ellis Francieli akan melayani rajaku dengan seg
อ่านเพิ่มเติม