“Sekarang giliranmu anak muda, apa yang terjadi pada kalian?” tanya Remington.Lyn sander, tampak ragu-ragu kemudian menghela napas sejenak. “Gadis yang kutolong itu, dia adalah Earl of Hortensiaburg. Valerin Grayii, kumohon jangan bocorkan rahasia ini.” Lyn Sander berucap pilu.Sejenak, Remington mulai menyadari. Pantas saja, Gadis itu tampak familiar baginya. “Tak kusangka ternyata dia seorang wanita, tapi dia hanya anak-anak. Kau tak salah mengiranya Lyn? Jika benar, dia buron bagi Dust Bones atas pengkhianatannya,” tegas Remington.“Maafkan aku Tuan, inilah kenyataannya." Lyn menjawab sambil menghela napas. “Entah bagaimana caranya Earl Grayii berada di desa Lotus bahkan didalam sebuah kereta para tahanan. Aku hanya menolongnya, karena dia sangat berarti bagiku, jika saja Tuan tahu ... Earl Grayii itu manusia yang baik. dia ...,” ucap Lyn tak sanggup melanjutkan perkataannya lagi.“Aku mengert," putus Remington seraya beranjak berdiri. “Aku sepakat untuk merahasiakan Anak itu, kal
อ่านเพิ่มเติม