Mobil ambulans semakin mendekati pusat kota, dan dokter melakukan segala upaya untuk menyelamatkan Nathan. Tepat ketika mereka hampir tiba di rumah sakit, Nathan bergerak pelan. Kelopak matanya bergetar, bibirnya bergetar seolah ingin mengatakan sesuatu, namun ia bahkan tidak mampu membuka mata sepenuhnya.Melihat itu, dokter menatap Scarlett dan Tristan lalu berkata, “Dia menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Pernapasannya mulai stabil.”Tak lama setelah itu, mesin-mesin di sekitar mereka mulai bereaksi lebih kuat.Mendengar penjelasan dokter dan melihat respons mesin-mesin tersebut, Scarlett menghela napas lega, lalu tertawa kecil sambil berkata, “Sepertinya kamu benar-benar merindukan cerewetnya Ibu, ya?”Setelah mengatakan itu, ia mengecup tangan Nathan dengan lembut.Tristan, melihat Nathan mulai sadar, juga tidak bisa menahan senyum lega.Tak lama kemudian, ambulans tiba di rumah sakit. Saat Nathan didorong masuk k
Read more